Bagaimana India dan Pakistan Belanjakan Uang untuk Pertahanan?
Rabu, 14 Mei 2025 - 10:49 WIB
loading...
A
A
A
Personel aktif: 1,45 juta (India) vs. 654.000 (Pakistan).
India mengoperasikan 2.229 pesawat, termasuk 513 pesawat tempur dan 130 pesawat serang.
Sebaliknya, Pakistan memiliki 1.399 pesawat dengan 328 pesawat tempur.
India memiliki 4.201 tank dan hampir 149.000 kendaraan lapis baja, jauh lebih banyak daripada Pakistan yang memiliki 2.627 tank dan 17.500 unit lapis baja.
Pakistan memang unggul dalam sistem roket bergerak, 600 dibandingkan dengan India yang memiliki 264.
Angkatan Laut India adalah raksasa regional dengan 293 kapal, termasuk 2 kapal induk, 18 kapal selam, dan 13 kapal perusak.
Pakistan mengoperasikan 121 kapal dan tidak memiliki kapal induk atau kapal perusak.
Karena kedua negara terus menggelontorkan miliaran dolar untuk pertahanan, muncul pertanyaan mendesak: berapa biayanya?
Di India, anggaran pertahanan yang melonjak bersaing dengan kebutuhan sosial yang mendesak yakni infrastruktur, pendidikan, perawatan kesehatan.
Di Pakistan, ketidakstabilan ekonomi yang terus-menerus dan dana talangan IMF sudah menggambarkan gambaran suram tentang perluasan kekuasaan yang berlebihan.
Lintasan bagi kedua negara tampak jelas, pengeluaran militer akan terus meningkat, meskipun pada skala dan kecepatan yang berbeda.
Baca juga: Pakistan Ungkap India Gunakan Drone Israel dengan Mesin Buatan Inggris
Kekuatan Udara
India mengoperasikan 2.229 pesawat, termasuk 513 pesawat tempur dan 130 pesawat serang.
Sebaliknya, Pakistan memiliki 1.399 pesawat dengan 328 pesawat tempur.
Sistem Darat
India memiliki 4.201 tank dan hampir 149.000 kendaraan lapis baja, jauh lebih banyak daripada Pakistan yang memiliki 2.627 tank dan 17.500 unit lapis baja.
Pakistan memang unggul dalam sistem roket bergerak, 600 dibandingkan dengan India yang memiliki 264.
Kekuatan Angkatan Laut
Angkatan Laut India adalah raksasa regional dengan 293 kapal, termasuk 2 kapal induk, 18 kapal selam, dan 13 kapal perusak.
Pakistan mengoperasikan 121 kapal dan tidak memiliki kapal induk atau kapal perusak.
Karena kedua negara terus menggelontorkan miliaran dolar untuk pertahanan, muncul pertanyaan mendesak: berapa biayanya?
Di India, anggaran pertahanan yang melonjak bersaing dengan kebutuhan sosial yang mendesak yakni infrastruktur, pendidikan, perawatan kesehatan.
Di Pakistan, ketidakstabilan ekonomi yang terus-menerus dan dana talangan IMF sudah menggambarkan gambaran suram tentang perluasan kekuasaan yang berlebihan.
Lintasan bagi kedua negara tampak jelas, pengeluaran militer akan terus meningkat, meskipun pada skala dan kecepatan yang berbeda.
Baca juga: Pakistan Ungkap India Gunakan Drone Israel dengan Mesin Buatan Inggris
(sya)
Lihat Juga :