Trump Tiba di Arab Saudi, Disambut Putra Mahkota Mohammed bin Salman
Selasa, 13 Mei 2025 - 18:17 WIB
loading...
Presiden AS Donald Trump disambut Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman di Riyadh, Arab Saudi, 13 Mei 2025. Foto/Saudi Press Agency
A
A
A
RIYADH - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump baru saja tiba di Arab Saudi dalam tur ke beberapa negara Teluk.Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman langsung menyambut Trump di landasan pacu bandara di Riyadh.
Kedua pria itu berjalan di atas karpet ungu di hadapan para pejabat tinggi dan pejabat keamanan.
Presiden AS kemudian berbincang dengan Pangeran Mohammed di dalam aula besar di bandara.
Trump duduk di sebelah putra mahkota Saudi, dikelilingi para pejabat, termasuk Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio di sebelah kiri Trump.
Hari ini, sebagian besar akan membahas perjanjian perdagangan. Masih harus dilihat berapa banyak dana yang akan dibelanjakan Saudi, tetapi kita berbicara tentang potensi senjata senilai ratusan miliar dolar.
Salah satu perjanjiannya adalah tentang rudal yang diperlengkapi untuk jet tempur Saudi.
Masalah besar lainnya adalah pakta keamanan, yang telah diupayakan AS dan Arab Saudi. Hal ini telah diupayakan selama pemerintahan Joe Biden, tetapi tidak terwujud.
Kemudian pada hari itu, dunia akan melihat pertemuan para petinggi Arab Saudi dengan Trump dan investor AS.
Saat itulah mereka akan mengumumkan beberapa perjanjian utama, khususnya yang menyangkut teknologi kecerdasan buatan dan persenjataan.
Namun, puncak acaranya adalah besok ketika Saudi akan mengundang para pemimpin Dewan Kerjasama Teluk untuk bertemu Trump.
“Saya telah menghubungi seorang pejabat senior di Damaskus yang mengonfirmasi kepada saya bahwa Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa juga akan melakukan perjalanan ke Riyadh besok, yang akan menjadi perkembangan yang cukup signifikan,” ungkap jurnalis Al Jazeera.
Itu bisa menjadi indikasi Saudi sedang berusaha mendorong pengakuan AS atas otoritas baru di Suriah.
Trump dan Putra Mahkota MBS akan menjalani jadwal padat hari ini dan besok, mengadakan pembicaraan tentang investasi dan masalah keamanan regional mulai dari Suriah dan Gaza hingga Iran.
“Beberapa pertemuan, khususnya tentang Suriah, di mana Riyadh mendesak Washington melonggarkan sanksi, diharapkan berlangsung hari ini sebelum jamuan makan malam resmi,” ujar Hashem Ahelbarra dari Al Jazeera, yang melaporkan dari Riyadh.
“Pertemuan terus berlanjut besok, dengan Trump dijadwalkan bertemu para pemimpin GCC dan memperluas diskusi tentang masalah-masalah regional utama, termasuk Gaza,” papar dia.
Baca juga: Israel Setujui Metode Baru Pencurian Tanah di Tepi Barat
Kedua pria itu berjalan di atas karpet ungu di hadapan para pejabat tinggi dan pejabat keamanan.
Presiden AS kemudian berbincang dengan Pangeran Mohammed di dalam aula besar di bandara.
Trump duduk di sebelah putra mahkota Saudi, dikelilingi para pejabat, termasuk Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio di sebelah kiri Trump.
Hari ini, sebagian besar akan membahas perjanjian perdagangan. Masih harus dilihat berapa banyak dana yang akan dibelanjakan Saudi, tetapi kita berbicara tentang potensi senjata senilai ratusan miliar dolar.
Salah satu perjanjiannya adalah tentang rudal yang diperlengkapi untuk jet tempur Saudi.
Masalah besar lainnya adalah pakta keamanan, yang telah diupayakan AS dan Arab Saudi. Hal ini telah diupayakan selama pemerintahan Joe Biden, tetapi tidak terwujud.
Kemudian pada hari itu, dunia akan melihat pertemuan para petinggi Arab Saudi dengan Trump dan investor AS.
Saat itulah mereka akan mengumumkan beberapa perjanjian utama, khususnya yang menyangkut teknologi kecerdasan buatan dan persenjataan.
Namun, puncak acaranya adalah besok ketika Saudi akan mengundang para pemimpin Dewan Kerjasama Teluk untuk bertemu Trump.
“Saya telah menghubungi seorang pejabat senior di Damaskus yang mengonfirmasi kepada saya bahwa Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa juga akan melakukan perjalanan ke Riyadh besok, yang akan menjadi perkembangan yang cukup signifikan,” ungkap jurnalis Al Jazeera.
Itu bisa menjadi indikasi Saudi sedang berusaha mendorong pengakuan AS atas otoritas baru di Suriah.
Trump dan Putra Mahkota MBS akan menjalani jadwal padat hari ini dan besok, mengadakan pembicaraan tentang investasi dan masalah keamanan regional mulai dari Suriah dan Gaza hingga Iran.
“Beberapa pertemuan, khususnya tentang Suriah, di mana Riyadh mendesak Washington melonggarkan sanksi, diharapkan berlangsung hari ini sebelum jamuan makan malam resmi,” ujar Hashem Ahelbarra dari Al Jazeera, yang melaporkan dari Riyadh.
“Pertemuan terus berlanjut besok, dengan Trump dijadwalkan bertemu para pemimpin GCC dan memperluas diskusi tentang masalah-masalah regional utama, termasuk Gaza,” papar dia.
Baca juga: Israel Setujui Metode Baru Pencurian Tanah di Tepi Barat
(sya)
Lihat Juga :