Hakim Terkenal Mesir yang Menghukum Mati Ratusan Orang Meninggal akibat Kanker

Senin, 12 Mei 2025 - 08:23 WIB
loading...
A A A
Dijuluki "hakim hukuman mati", dia bertanggung jawab menjatuhkan hukuman mati kepada ratusan penentang Presiden Abdel Fattah El-Sisi setelah penggulingan pemerintahan Morsi lebih dari satu dekade lalu.

Al-Shami lulus dari fakultas hukum di Universitas Ain Shams di Kairo pada tahun 1975 dan diangkat menjadi Jaksa Penuntut Umum pada tahun berikutnya.

Tugas pertamanya adalah menyelidiki orang-orang yang terlibat dalam kerusuhan 1977, yang pecah di kota-kota di seluruh negeri setelah presiden saat itu Anwar Sadat memangkas subsidi pangan. Puluhan orang tewas dan terluka dalam kerusuhan itu, dan ratusan orang ditangkap sebelum kemudian dibebaskan oleh pengadilan.

Al-Shami dipromosikan menjadi kepala jaksa pada awal 1980-an sebelum naik pangkat melalui jajaran peradilan untuk bergabung dengan Pengadilan Pidana Kairo pada tahun 2002.

Putusan paling signifikannya datang pada periode setelah revolusi 2011, ketika dia memimpin beberapa persidangan tingkat tinggi dan membantu tindakan keras pemerintah terhadap Ikhwanul Muslimin.

Pada tahun 2015, dia menghukum dan menjatuhkan hukuman mati kepada Morsi dan lebih dari 100 orang lainnya karena berpartisipasi dalam pelarian dari penjara selama pemberontakan tahun 2011.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Setelah Turki, Giliran...
Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Rayakan Hari Yahudi,...
Rayakan Hari Yahudi, Ribuan Pemukim Ilegal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
125 Juta Orang Dapat...
125 Juta Orang Dapat Binasa Akibat Perang Nuklir India-Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved