India Sangkal Sistem Rudal S-400-nya Hancur Diserang Jet Tempur JF-17 Pakistan

Minggu, 11 Mei 2025 - 09:34 WIB
loading...
India Sangkal Sistem...
Militer India telah membantah sistem rudal S-400-nya hancur diserang jet tempur JF-17 Thunder Pakistan. Foto/NDTV
A A A
NEW DELHI - Militer India telah membantah sistem rudal S-400-nya hancur diserang jet tempur JF-17 Thunder Pakistan. New Delhi mengecam apa yang mereka sebut sebagai kampanye kebohongan dan misinformasi yang diluncurkan Islamabad selama pertempuran pecah.

"Pakistan mengeklaim telah merusak pangkalan rudal S-400 dan Brahmos kami dengan JF-17, yang sepenuhnya salah," kata pejabat militer India Kolonel Sofiya Qureshi dalam jumpa pers Kementerian Pertahanan menyusul pengumuman gencatan kedua negara pada hari Sabtu.

Kementerian Pertahanan India juga telah menolak beberapa klaim lain yang dibuat oleh Pakistan mengenai serangannya terhadap India, dan tindakan Angkatan Darat India.

Baca Juga: Pakistan Hancurkan Sistem Pertahanan S-400 Senilai Rp24,7 Triliun Milik India

"Kedua, Pakistan juga menjalankan kampanye misinformasi bahwa lapangan udara kami di Sirsa, Jammu, Pathankot, Bhatinda, Nalia, dan Bhuj rusak, dan misinformasi tersebut juga sepenuhnya salah," ujarnya.

"Ketiga, menurut kampanye misinformasi Pakistan, depot amunisi kami di Chandigarh dan Vyas rusak, yang juga sepenuhnya salah," sambung dia.

"Pakistan membuat tuduhan palsu bahwa Angkatan Darat India merusak masjid. Saya ingin memperjelas bahwa India adalah negara sekuler dan Angkatan Darat kami adalah cerminan yang sangat indah dari nilai konstitusional India..." paparnya.

India dan Pakistan pada hari Sabtu mengumumkan gencatan senjata, yang menghentikan aksi militer selama berhari-hari dan meningkatkan ketegangan setelah serangan teroris di Pahalgam. Namun, beberapa jam kemudian, ledakan menggelegar di kota-kota perbatasan dengan kedua negara saling tuduh melanggar kesepakatan.

Bantahan dari India juga disampaikan Komandan Sayap Vyomika Singh.

"Pakistan telah berupaya untuk melakukan kampanye misinformasi jahat yang berkelanjutan, dengan klaim penghancuran sistem S-400 India, penghancuran lapangan udara di Surat dan Sirsa...India dengan tegas menolak klaim palsu yang disebarkan oleh Pakistan," kata Singh dalam jumpa pers, seperti dikutip dari Hindustan Times, Minggu (11/5/2025).

Menteri Luar Negeri India Vikram Misri mengatakan bahwa badan-badan negara Pakistan telah menggunakan kebohongan, misinformasi, dan propaganda. Menurutnya, klaim mereka tentang penyerangan dan penghancuran berbagai instalasi militer di India sepenuhnya salah.

“Seperti yang Anda lihat, klaim Pakistan tentang aktivitas yang telah mereka lakukan terus menerus dipenuhi kebohongan, misinformasi, dan propaganda. Selain itu, hal ini disebarkan oleh badan-badan negara Pakistan, klaim yang mereka buat tentang penyerangan dan penghancuran berbagai instalasi militer di negara itu sepenuhnya salah,” kata Misri.

Stasiun televisi PTV milik pemerintah Pakistan sebelumnya melaporkan bahwa rudal hipersonik Angkatan Udara Pakistan menghancurkan sistem S-400 di Adampur.

Kantor berita China Xinhua, yang dikutip Global Times, juga mengeklaim jet tempur JF-17 Thunder Pakistan menghancurkan sistem pertahanan udara S-400 buatan Rusia di Punjab, India.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Jalan Jenderal Sudirman...
Jalan Jenderal Sudirman Ditutup Jelang Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Titik Kantong Parkirnya
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
Pakistan Hancurkan Gudang...
Pakistan Hancurkan Gudang Rudal BrahMos Kebanggaan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved