Turki Kirim Kapal Perang dan Pesawat Hercules ke Pakistan, Ini 3 Bukti Keterlibatan Tanah Empat Musim

Sabtu, 10 Mei 2025 - 14:30 WIB
loading...
Turki Kirim Kapal Perang...
Turki membantu Pakistan dalam menyerang India. Foto/X/@gokhanbozkurt92
A A A
ISLAMABAD - Turki berada di belakang Pakistan dalam membantu serangan balasan ke India. Hubungan baik Turki dan Pakistan menjadikan keduanya memiliki aliansi militer yang kuat.

Setelah serangan mematikan di Pahalgam, Jammu dan Kashmir, pada 22 April—yang menewaskan 26 warga India—ketegangan India-Pakistan telah mencapai titik kritis. Serangan itu, yang dikaitkan dengan The Resistance Front (TRF), proksi Lashkar-e-Taiba yang diduga didukung oleh ISI Pakistan, telah memicu kekhawatiran akan pembalasan militer India.

Turki Kirim Kapal Perang dan Pesawat Hercules ke Pakistan, Ini 3 Bukti KeterlibatanTanah Empat Musim

1. Kapal Perang Turki Berlabuh di Karachi, Pesawat Hercules Juga Mendarat di Islamabad

Melansir India TV News, dalam beberapa hari terakhir, sebuah kapal perang Angkatan Laut Turki, TCG Bykada, berlabuh di Pelabuhan Karachi. Bersamaan dengan itu, muncul laporan tentang enam pesawat militer Turki—Lockheed C-130 Hercules—yang mendarat di Pakistan.

Sementara Ankara dan Islamabad menggambarkan langkah-langkah ini sebagai isyarat rutin dan niat baik, waktu pelaksanaannya telah menimbulkan spekulasi tentang niat strategis yang lebih dalam.

Pemerintah Turki menyatakan bahwa pesawat itu hanya sedang mengisi bahan bakar dan membantah adanya transfer kargo militer. Meskipun demikian, beberapa bagian media Pakistan melaporkan bahwa pesawat itu mungkin membawa peralatan tempur—klaim yang ditolak mentah-mentah oleh Turki.

Baca Juga: Ancaman Perang Nuklir Pakistan Vs India

2. Memiliki Kepentingan Strategis yang Sama

Turki dan Pakistan telah lama menjalin hubungan militer dan diplomatik yang erat, yang didasarkan pada kepentingan strategis, agama, dan ideologis yang sama. Namun, keberadaan aset militer Turki selama krisis regional yang intens—terutama karena Pakistan dilaporkan menghadapi kekurangan amunisi—telah menimbulkan pertanyaan tentang peran Ankara.

India, yang sudah bersiap menghadapi kemungkinan eskalasi, memandang perkembangan ini dengan waspada. Dukungan yang ditunjukkan oleh Turki, terutama setelah pertemuan Presiden Erdoğan dengan PM Pakistan Shehbaz Sharif tak lama setelah serangan Pahalgam, memperkuat persepsi keberpihakan Turki dengan Islamabad.

3. Memiliki Kerja Sama Pertahanan yang Solid

Tidak sepenuhnya. Turki dan Pakistan telah menjalin kerja sama pertahanan selama puluhan tahun, yang diformalkan melalui perjanjian yang dimulai sejak tahun 1950-an. Dalam beberapa tahun terakhir, kerja sama ini semakin mendalam.

Turki telah menjual pesawat nirawak Pakistan (seperti Bayraktar TB2 dan Akinci), meningkatkan F-16-nya, dan mengembangkan bersama sistem rudal canggih dan jet tempur dengannya. Sepuluh persen dari ekspor senjata Turki dilaporkan ditujukan ke Pakistan.

Oleh karena itu, berlabuhnya TCG Bykada—yang dipersenjatai dengan rudal antikapal dan teknologi pengawasan—dapat menjadi bagian dari keterlibatan rutin. Namun kedatangannya di tengah meningkatnya permusuhan membuatnya signifikan secara simbolis.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Berita Terkini
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved