Pagar Baru Israel Ubah Kota Palestina Jadi Penjara Terbuka

Sabtu, 10 Mei 2025 - 07:30 WIB
loading...
A A A
Bagi Walid Fuqaha, petani dan penggembala berusia 33 tahun, tembok tersebut telah mengubah rutinitas hariannya.

Yang dulunya hanya beberapa menit berjalan kaki ke ladangnya kini membutuhkan waktu lebih dari setengah jam, jika ia diizinkan untuk pergi.

“Terkadang seorang tentara menolak membuka gerbang. Kami adalah tahanan di tanah kami sendiri,” ujar dia.

Fuqaha mengatakan pagar tersebut merupakan bagian dari strategi pemukim yang lebih luas untuk mengusir warga Palestina dari tanah mereka.

“Mereka membiarkan sapi-sapi mereka merusak tanaman kami. Mereka ingin kami menyerah, meninggalkan ladang untuk perluasan lahan mereka,” ungkap dia.

Bagi warga seperti Umm Muhammad Fuqaha, pesan di balik tembok itu jelas.

“Mereka bilang itu untuk keamanan. Tapi itu untuk mencekik kami. Mereka menutup semua jalan kecil dan meninggalkan kami dengan satu pintu masuk yang dikendalikan oleh tentara,” ujar dia.

“Tanah adalah segalanya. Kami bertahan hidup dengan beternak kambing dan bertani. Kami tidak bisa meninggalkannya begitu saja,” ungkap dia.

Beberapa pekan lalu, Umm Muhammad nyaris tertabrak mobil pemukim ilegal. “Mereka tidak menginginkan kami di sini,” ujar dia datar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Didemo atas Tuduhan...
Didemo atas Tuduhan Korupsi, Presiden Serbia Vucic Umumkan Akan Mundur
Rekomendasi
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Daftar Lengkap 32 Tim...
Daftar Lengkap 32 Tim Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Berita Terkini
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved