5 Fakta India Rudal Masjid di Pakistan, Picu Kemarahan Dunia

Kamis, 08 Mei 2025 - 19:15 WIB
loading...
5 Fakta India Rudal...
Masjid Abbas dan rumah-rumah di sebelahnya hancur akibat serangan India di distrik Kotli, Kashmir, Pakistan, pada 6 Mei 2025. Foto/anadolu
A A A
ISLAMABAD - Tindakan India yang merudal masjid-masjid di Pakistan menjadi sorotan dunia internasional. Aksi tersebut menimbulkan kecaman luas dan kekhawatiran akan eskalasi konflik besar-besaran di antara dua negara bertetangga itu.

Seperti diketahui, India menyerang sejumlah wilayah Pakistan pada Rabu (7/5/2025). Pada satu sisi, India menyatakan serangan tersebut ditujukan pada infrastruktur militan yang terkait dengan kelompok Jaish-e-Mohammed dan Lashkar-e-Taiba yang diduga terlibat penyerangan turis Hindu.

Namun, di sisi lain Pakistan mengklaim serangan India lebih banyak mengenai area sipil, sehingga menganggapnya sebagai bentuk provokasi.

Dari sekian tempat yang diserang, sebagian di antaranya menimpa beberapa masjid dan membuat kerusakan signifikan.

Fakta India Rudal Masjid di Pakistan

1. Korban Operasi Sindoor


India melancarkan serangan bernama Operasi Sindoor yang menargetkan sembilan lokasi di Pakistan dan wilayah Kashmir.

New Delhi menyebut serangannya ditujukan sebagai respons untuk kelompok militan di Kashmir yang sebelumnya menewaskan puluhan turis Hindu.

Pada serangkaian serangan yang dilakukan India, setidaknya ada tiga masjid di Pakistan yang terkena dampak langsung. Masing-masing berada di wilayah Bahawalpur, Muzaffarabad, dan Kotli.

2. Memakan Korban Jiwa


Masjid yang menjadi korban serangan rudal India di antaranya seperti Masjid Subhanullah di Bahawalpur, Masjid Abbas di Kotli, dan Masjid Bilal di Muzaffarabad. Masing-masing dilaporkan mengalami kerusakan.

Masjid Subhanullah di Bahawalpur, Provinsi Punjab, Pakistan dilaporkan hancur akibat serangan rudal.

Melansir SkyNews, seorang dokter setempat menyebut 13 orang tewas di lokasi ini, termasuk seorang anak berusia tiga tahun dan dua perempuan.

Masjid tersebut menjadi target serangan karena dikaitkan dengan kelompok militan Jaish-e-Mohammed (JeM).

Padahal, Pakistan sebelumnya sudah menjelaskan JeM tidak lagi beroperasi di sana sejak dilarang pada 2002.

3. India Klaim Targetkan Kelompok Militan


Pemerintah India melalui serangannya mengklaim menargetkan kelompok militan yang berbasis di Pakistan, seperti Jaish-e-Mohammed dan Lashkar-e-Taiba.

Mereka sebelumnya menuduh kelompok tersebut menjadi dalang penembakan turis Hindu.

Namun, Pakistan menegaskan serangan India menyasar infrastruktur sipil, bukan kamp militan. Islamabad lalu menyebutnya sebagai tindakan perang yang menargetkan warga tak berdosa.

4. Kontroversi Sasaran Masjid


India mengklaim masjid-masjid yang diserang seperti Masjid Subhanullah di Bahawalpur dan fasilitas di Muridke sebagai bagian dari kamp pelatihan teroris JeM dan LeT.

Namun, Pakistan menegaskan masjid-masjid ini adalah tempat ibadah sipil tanpa aktivitas militan sejak kelompok-kelompok tersebut dilarang. Maka dari itu, aksi tersebut memicu kemarahan warga Pakistan.

5. Kekhawatiran Internasional Meningkat


Komunitas internasional, termasuk PBB, menyuarakan keprihatinan mendalam atas eskalasi konflik antara India dan Pakistan.

Seruan untuk menahan diri dan mencari solusi diplomatik terus disampaikan guna mencegah konflik lebih lanjut.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahkan menyebut situasi ini "memalukan" dan berharap konflik segera berakhir.

Sedangkan Jerman dan Inggris meminta de-eskalasi karena bisa memicu kekhawatiran global akan konflik berskala besar.

Itulah beberapa fakta India rudal masjid di Pakistan yang bisa diketahui.

Baca juga: Brigade Al-Qassam Luncurkan Operasi Gerbang Neraka di Rafah, Ungkap Zona Pembantaian
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Tegas! Iran Tak Akan...
Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel
Rekomendasi
Norwegia Lolos ke 16...
Norwegia Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Pantai Gading 2-1
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
Berita Terkini
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved