Abbas akan Kunjungi Lebanon untuk Lucuti Senjata Faksi-faksi Perlawanan Palestina

Rabu, 07 Mei 2025 - 00:01 WIB
loading...
A A A

Kehadiran Bersejarah

Kelompok perlawanan Palestina tetap aktif di kamp-kamp pengungsi Lebanon karena pemindahan bersejarah dan marginalisasi politik yang sedang berlangsung.

Setelah pembentukan Israel pada tahun 1948 dan perang Arab-Israel berikutnya, sekitar 750.000 warga Palestina diusir dari rumah mereka, dengan banyak yang mencari perlindungan di Lebanon.

Seiring berjalannya waktu, kelompok-kelompok seperti Fatah, dan kemudian Hamas dan Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP), membangun kehadiran di kamp-kamp tersebut untuk melanjutkan perlawanan mereka terhadap Israel.

Pengungsi Palestina di Lebanon masih ditolak hak-hak sipil dasar, termasuk akses ke banyak profesi dan hak untuk memiliki properti.

Dengan kesempatan yang terbatas, beberapa dari mereka bergabung dengan faksi-faksi bersenjata untuk mendapatkan perlindungan, mata pencaharian, atau perwakilan politik.

Warga Palestina di Lebanon juga membawa kenangan akan pembantaian Sabra dan Shatila tahun 1982, ketika milisi Kristen Lebanon yang didukung Israel membunuh antara 800 dan 3.500 warga sipil, sebagian besar adalah wanita, anak-anak, dan orang tua.

Langkah melucuti senjata faksi-faksi tersebut dipandang sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk membentuk kembali lanskap politik Lebanon di tengah kemunduran militer Hizbullah menyusul serangan Israel yang memenggal sebagian besar kepemimpinannya pada tahun 2024.

Kunjungan Abbas dilakukan tak lama setelah badan keamanan tertinggi Lebanon mengeluarkan peringatan kepada Hamas pada tanggal 2 Mei, mengancamnya dengan "tindakan paling keras" jika melancarkan serangan terhadap Israel dari wilayah Lebanon.

Pernyataan tersebut, yang disampaikan Dewan Pertahanan Tinggi, menyusul serangkaian penangkapan tersangka Lebanon dan Palestina yang diduga terlibat dalam serangan roket lintas batas yang menargetkan Israel utara dalam beberapa pekan terakhir.

"Hamas dan faksi-faksi lain tidak akan dibiarkan membahayakan stabilitas nasional," ujar Brigadir Jenderal Mohammed al-Mustafa, saat membacakan komunike resmi dewan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Majelis Ulama Senior...
Majelis Ulama Senior Iran Serukan Pembunuhan Donald Trump dan Netanyahu
Pilu! Induk Gajah Tolak...
Pilu! Induk Gajah Tolak Tinggalkan Anaknya yang Mati Ditabrak Mobil di Jalanan
Rekomendasi
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Lisa Mariana Buka Suara...
Lisa Mariana Buka Suara usai Dituding Tipu Klien Endorsement, Singgung Judi Online
Hadirkan BRUSKY 125,...
Hadirkan BRUSKY 125, MODENAS Siap Banjiri Indonesia dengan Motor Malaysia
Berita Terkini
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved