Parade Hari Kemenangan Jadi Taruhan Besar bagi Putin, Berikut 4 Alasannya
Rabu, 07 Mei 2025 - 04:55 WIB
loading...
A
A
A
Menurut laporan awal, tidak ada korban luka atau kerusakan akibat reruntuhan yang jatuh, kata Wali Kota Sergei Sobyanin di aplikasi perpesanan Telegram.
Ini bukan pertama kalinya pesawat nirawak Ukraina mencapai Moskow. Pada pertengahan Maret, otoritas kota melaporkan serangan pesawat nirawak terbesar dengan lebih dari 70 pesawat nirawak ditembak jatuh menurut pertahanan udara Rusia dan otoritas Moskow.
Menurut Zelensky, pesawat nirawak Ukraina sekarang dapat terbang jauh melampaui itu dan mencapai jangkauan 3.000 km.
Kyiv telah menggunakan pesawat nirawak jarak jauh untuk menyerang jauh ke wilayah Rusia, menargetkan infrastruktur militer seperti lapangan udara, kilang minyak, depot, dan pusat logistik.
Baca Juga: Israel Coba Lagi Taklukkan Gaza, Misi Bunuh Diri?
Hal ini menjadi lebih simbolis sejak dimulainya invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina pada awal tahun 2022, karena Kremlin telah menggunakan citra dan narasi Perang Dunia II untuk menggambarkan dan mendukung invasi besar-besarannya.
Ini bukan pertama kalinya pesawat nirawak Ukraina mencapai Moskow. Pada pertengahan Maret, otoritas kota melaporkan serangan pesawat nirawak terbesar dengan lebih dari 70 pesawat nirawak ditembak jatuh menurut pertahanan udara Rusia dan otoritas Moskow.
Menurut Zelensky, pesawat nirawak Ukraina sekarang dapat terbang jauh melampaui itu dan mencapai jangkauan 3.000 km.
Kyiv telah menggunakan pesawat nirawak jarak jauh untuk menyerang jauh ke wilayah Rusia, menargetkan infrastruktur militer seperti lapangan udara, kilang minyak, depot, dan pusat logistik.
Baca Juga: Israel Coba Lagi Taklukkan Gaza, Misi Bunuh Diri?
3. Pesta Kemenangan bagi Putin
Bagi Moskow, 9 Mei lebih dari sekadar pesta kemenangan. Di bawah Putin, hari itu telah menjadi salah satu hari libur umum terpenting dan demonstrasi besar kekuatan militer Rusia.Hal ini menjadi lebih simbolis sejak dimulainya invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina pada awal tahun 2022, karena Kremlin telah menggunakan citra dan narasi Perang Dunia II untuk menggambarkan dan mendukung invasi besar-besarannya.
Lihat Juga :