AS Pangkas Jumlah Jenderal Bintang 4 hingga 20 Persen, Ada Apa?

Selasa, 06 Mei 2025 - 11:49 WIB
loading...
A A A
Selama sidang konfirmasinya pada bulan Januari, Hegseth berpendapat bahwa birokrasi Pentagon terlalu banyak dan perlu dipangkas, dengan mengatakan kepada anggota Parlemen: "Ini akan menjadi tugas saya, bekerja dengan mereka yang kami rekrut dan mereka yang ada di dalam pemerintahan, untuk mengidentifikasi tempat-tempat di mana lemak dapat dipangkas, sehingga dapat digunakan untuk tujuan yang mematikan."

Sejak memulai masa jabatan keduanya pada bulan Januari, Trump telah mengawasi pembersihan perwira tinggi, termasuk Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Charles "CQ" Brown, yang dipecatnya tanpa penjelasan pada bulan Februari.

Perwira senior lainnya yang diberhentikan tahun ini termasuk kepala Angkatan Laut dan Penjaga Pantai, jenderal yang mengepalai Badan Keamanan Nasional, wakil kepala staf Angkatan Udara, seorang laksamana Angkatan Laut yang ditugaskan untuk NATO, dan tiga pengacara militer terkemuka.

Hegseth bersikeras bahwa Presiden Trump hanya memilih pemimpin yang diinginkannya, tetapi anggota Parlemen Demokrat telah menyuarakan kekhawatiran tentang potensi politisasi militer AS yang secara tradisional netral.

Pentagon juga mengumumkan pada bulan Februari bahwa mereka bermaksud untuk mengurangi jumlah pegawai sipilnya setidaknya lima persen, karena pemerintahan Trump bergerak untuk memangkas tenaga kerja federal atas nama penghematan biaya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Terungkap, Serangan...
Terungkap, Serangan Rudal Iran Hancurkan Hanggar Pesawat Pangkalan Udara Israel
Rekomendasi
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Berita Terkini
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Infografis
4 Perempuan Muslim Terkaya...
4 Perempuan Muslim Terkaya di Dunia, Ada yang Hingga Triliunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved