AS Pangkas Jumlah Jenderal Bintang 4 hingga 20 Persen, Ada Apa?
Selasa, 06 Mei 2025 - 11:49 WIB
loading...
A
A
A
"Pengurangan ini ditujukan untuk menghapus struktur pasukan yang berlebihan untuk mengoptimalkan dan merampingkan kepemimpinan dengan mengurangi posisi jenderal dan perwira tinggi yang berlebih," bunyi memo tersebut, seperti dikutip dari AFP, Selasa (6/5/2025).
Hegseth kemudian mengunggah sebuah video di X tentang perubahan tersebut, yang dia sebut "lebih sedikit jenderal, lebih banyak prajurit."
Di dalam videonya, dia mengatakan bahwa meskipun ukuran militer secara keseluruhan jauh lebih besar selama Perang Dunia II, jumlah perwira tinggi pada saat itu lebih sedikit.
Hegseth mengatakan pemangkasan akan dilakukan dalam dua tahap, dimulai dengan pemangkasan untuk perwira bintang empat dan jenderal Garda Nasional, dan diikuti pemangkasan 10 persen untuk jumlah jenderal dan laksamana secara keseluruhan.
"Ini bukan latihan tebang-bakar yang dimaksudkan untuk menghukum perwira tinggi," katanya.
"Ini merupakan proses pertimbangan dengan bekerja sama dengan Kepala Staf Gabungan dengan satu tujuan, memaksimalkan kesiapan strategis dan efektivitas operasional," ujarnya.
Hegseth kemudian mengunggah sebuah video di X tentang perubahan tersebut, yang dia sebut "lebih sedikit jenderal, lebih banyak prajurit."
Di dalam videonya, dia mengatakan bahwa meskipun ukuran militer secara keseluruhan jauh lebih besar selama Perang Dunia II, jumlah perwira tinggi pada saat itu lebih sedikit.
Hegseth mengatakan pemangkasan akan dilakukan dalam dua tahap, dimulai dengan pemangkasan untuk perwira bintang empat dan jenderal Garda Nasional, dan diikuti pemangkasan 10 persen untuk jumlah jenderal dan laksamana secara keseluruhan.
"Ini bukan latihan tebang-bakar yang dimaksudkan untuk menghukum perwira tinggi," katanya.
"Ini merupakan proses pertimbangan dengan bekerja sama dengan Kepala Staf Gabungan dengan satu tujuan, memaksimalkan kesiapan strategis dan efektivitas operasional," ujarnya.
Lihat Juga :