Rusia Tutup Semua Bandara di Moskow akibat Serangan Pesawat Nirawak Ukraina

Selasa, 06 Mei 2025 - 09:39 WIB
loading...
A A A
Pada hari Senin, pasukan Ukraina menembakkan rudal ke perbatasan dan melintasi ladang ranjau dengan kendaraan khusus, menurut para blogger militer Rusia.

"Musuh meledakkan jembatan dengan roket di malam hari dan melancarkan serangan dengan kelompok lapis baja di pagi hari," kata blogger RVvoenkor, yang dikutip kantor berita Reuters.

"Kendaraan pembersih ranjau mulai melewati ladang ranjau, diikuti oleh kendaraan lapis baja dengan pasukan. Terjadi pertempuran sengit di perbatasan," paparnya.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, Ukraina mengatakan: "Sembilan bulan setelah dimulainya operasi Kursk, Pasukan Pertahanan Ukraina mempertahankan kehadiran militer di wilayah wilayah Kursk Rusia."

Meskipun belum ada tanggapan resmi dari Moskow, beberapa blogger militer Rusia juga telah menerbitkan peta yang menunjukkan pasukan Kyiv berusaha melintasi perbatasan di dua tempat menuju Tyotkino—dekat tempat unit komando pesawat nirawak yang terkena serangan.

Sementara itu, di Sumy—sekitar 12 km di seberang perbatasan dari Tyotkino di timur laut Ukraina—otoritas setempat mendesak orang-orang untuk mengungsi dari dua permukiman, menurut laporan Reuters.

Ukraina awalnya melakukan serangan mendadak ke Kursk pada bulan Agustus 2024 untuk menciptakan zona penyangga dan melindungi Sumy dan daerah sekitarnya, sekaligus berharap dapat menggunakannya sebagai alat tawar-menawar dalam negosiasi di masa mendatang. Namun, Rusia mengeklaim telah merebut kembali wilayahnya tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
Sosok Elon Musk, Triliuner...
Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Biaya Operasional Tinggi,...
Biaya Operasional Tinggi, Gapasdap Minta Pemerintah Naikkan Tarif Angkutan Penyeberangan
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Berita Terkini
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Infografis
13 Orang Meninggal Akibat...
13 Orang Meninggal Akibat Insiden Pemusnahan Amunisi di Garut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved