Pakistan: Kami Akan Gunakan Spektrum Kekuatan Penuh, Termasuk Nuklir, Jika Diserang India

Minggu, 04 Mei 2025 - 05:39 WIB
loading...
A A A
Dia memperingatkan bahwa Pakistan siap untuk merespons setiap agresi India. "Kami di Pakistan akan menggunakan spektrum kekuatan penuh, baik [senjata] konvensional maupun nuklir," paparnya.

Dia juga menegaskan kembali posisi Islamabad mengenai Perjanjian Air Indus, perjanjian utama antara India dan Pakistan, yang ditangguhkan New Delhi minggu lalu sebagai bagian dari respons diplomatiknya terhadap serangan teror di Kashmir.

"Setiap upaya untuk merebut air di daerah hilir sungai, atau menghentikannya, atau mengalihkannya akan menjadi tindakan perang terhadap Pakistan dan akan ditanggapi dengan kekuatan penuh termasuk spektrum kekuatan penuh," kata Jamali.

Namun, Jamali mendesak de-eskalasi, dengan mencatat potensi bahaya mengingat kedua negara memiliki senjata nuklir.

"Karena kedua negara adalah dua kekuatan nuklir, semakin banyak kebutuhan untuk meredakan ketegangan," ujarnya.

Pakistan sebelumnya telah menyerukan investigasi yang netral dan kredibel atas serangan teror di Kashmir. “Saya pikir peran masyarakat internasional berperan. Dan dalam hal ini, kami berharap negara-negara seperti China dan Rusia dapat berpartisipasi dalam investigasi tersebut,” imbuh dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Infografis
125 Juta Orang Dapat...
125 Juta Orang Dapat Binasa Akibat Perang Nuklir India-Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved