Deplu AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 Triliun untuk F-16 ke Ukraina
Sabtu, 03 Mei 2025 - 14:00 WIB
loading...
A
A
A
Dengan kata lain, pesawat tempur multiperan generasi ke-4 itu mungkin cocok untuk membom negara-negara berkembang tanpa angkatan udara hingga ke zaman batu, tetapi sama sekali tidak tepat untuk menargetkan pesaing sejawat Amerika Serikat dan NATO.
Nikolai Bodrikhin, salah satu sejarawan dan penulis penerbangan militer terkemuka Rusia, setuju dengan penilaian Putin tentang nasib yang dapat diharapkan F-16 jika dan ketika mereka tiba di Ukraina.
“Saya setuju mereka tidak mungkin mengubah apa pun, karena pesawat itu sudah cukup tua,” ungkap Bodrikhin kepada Sputnik.
Dia menjelaskan, “Pesawat itu sudah kami kenal baik. Sarana peperangan elektronik yang digunakannya sudah dikenal. Kami memiliki serangkaian senjata untuk melawannya, baik udara-ke-udara maupun darat-ke-udara.”
Pesawat itu dapat dihancurkan, dengan rudal udara-ke-udara jarak pendek R-73 dan R-77 (jangkauan 40-160 km), hingga rudal jarak menengah R-27 (jangkauan operasional hingga 170 km), rudal jarak jauh R-33 (varian terbarunya dapat terbang hingga 304 km) dan rudal hipersonik jarak jauh R-37 (jangkauan operasional 150-400 km, kecepatan maksimum Mach 6).
Baca juga: Warganet Murka Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Nikolai Bodrikhin, salah satu sejarawan dan penulis penerbangan militer terkemuka Rusia, setuju dengan penilaian Putin tentang nasib yang dapat diharapkan F-16 jika dan ketika mereka tiba di Ukraina.
“Saya setuju mereka tidak mungkin mengubah apa pun, karena pesawat itu sudah cukup tua,” ungkap Bodrikhin kepada Sputnik.
Dia menjelaskan, “Pesawat itu sudah kami kenal baik. Sarana peperangan elektronik yang digunakannya sudah dikenal. Kami memiliki serangkaian senjata untuk melawannya, baik udara-ke-udara maupun darat-ke-udara.”
Pesawat itu dapat dihancurkan, dengan rudal udara-ke-udara jarak pendek R-73 dan R-77 (jangkauan 40-160 km), hingga rudal jarak menengah R-27 (jangkauan operasional hingga 170 km), rudal jarak jauh R-33 (varian terbarunya dapat terbang hingga 304 km) dan rudal hipersonik jarak jauh R-37 (jangkauan operasional 150-400 km, kecepatan maksimum Mach 6).
Baca juga: Warganet Murka Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
(sya)
Lihat Juga :