AS Menuntut Perundingan Langsung Rusia-Ukraina Tanpa Mediator
Sabtu, 03 Mei 2025 - 08:46 WIB
loading...
A
A
A
Pernyataannya kontras dengan komentar Wakil Presiden AS J.D. Vance, yang mengatakan awal pekan ini bahwa Washington berencana mendedikasikan 100 hari lagi untuk memediasi kesepakatan damai.
Laporan media mengklaim proposal perdamaian AS mencakup pengakuan kedaulatan Rusia atas Krimea dan kendali de facto-nya atas sebagian dari empat bekas wilayah Ukraina yang memilih untuk bergabung dengan Rusia.
Dilaporkan juga menyerukan "pembekuan" konflik di sepanjang garis depan saat ini.
Mengomentari keputusan Moskow menghentikan operasi militer pekan depan, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan jeda tersebut harus menjadi "awal negosiasi langsung dengan Kiev tanpa prasyarat." Namun, Kiev menuntut gencatan senjata 30 hari tanpa syarat.
Baca juga: AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China dan Rusia pada Five Eyes
Laporan media mengklaim proposal perdamaian AS mencakup pengakuan kedaulatan Rusia atas Krimea dan kendali de facto-nya atas sebagian dari empat bekas wilayah Ukraina yang memilih untuk bergabung dengan Rusia.
Dilaporkan juga menyerukan "pembekuan" konflik di sepanjang garis depan saat ini.
Mengomentari keputusan Moskow menghentikan operasi militer pekan depan, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan jeda tersebut harus menjadi "awal negosiasi langsung dengan Kiev tanpa prasyarat." Namun, Kiev menuntut gencatan senjata 30 hari tanpa syarat.
Baca juga: AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China dan Rusia pada Five Eyes
(sya)
Lihat Juga :