Media Israel Bongkar Kebohongan Netanyahu soal Penyebab Kebakaran di Yerusalem

Jum'at, 02 Mei 2025 - 19:00 WIB
loading...
Media Israel Bongkar...
Kebakaran terjadi di kawasan antara Tel Aviv dan Yerusalem pada 30 April 2025. Foto/Mostafa Alkharouf/Anadolu Agency
A A A
TEL AVIV - Saluran TV berbahasa Ibrani mengungkap kebohongan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tentang penyebab kebakaran baru-baru ini di wilayah Jerusalem Hills.

Saluran 12 melaporkan, "Kebakaran utama di Jerusalem Hills, bertentangan dengan apa yang dikatakan Netanyahu, tidak dimulai dengan sengaja."

Menurut saluran tersebut, “Perkiraan menunjukkan kebakaran itu disebabkan oleh kelalaian."

Saluran tersebut juga mengklarifikasi, "Tiga orang yang ditangkap tidak memiliki hubungan dengan kebakaran di dekat Yerusalem."

Netanyahu menyatakan pasukan keamanan telah menangkap 18 orang karena dicurigai memulai kebakaran di Yerusalem, dan menambahkan salah satu dari mereka tertangkap basah.

Namun, Kepolisian Israel menolak pernyataan Netanyahu, dengan mengonfirmasi, "Tidak ada 18 orang yang ditangkap karena dicurigai melakukan pembakaran di Yerusalem."

Kebakaran hutan, yang menyebar ke area hutan dan lahan pertanian yang luas di Yerusalem dan Tel Aviv yang diduduki, bahkan mencapai Lembah Yordan, telah memicu ketegangan politik di Israel.

Kebakaran meluas dengan cepat akibat suhu tinggi dan angin kencang di kawasan hutan.

Badan Meteorologi Israel telah memperingatkan kebakaran kemungkinan akan terus menyebar karena angin kencang.

Baca juga: Kebakaran Menggila di Israel, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Pabrik Karet di Tangerang...
Pabrik Karet di Tangerang Kebakaran Sejak Semalam, Sudah 9 Jam Api Masih Berkobar
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Berita Terkini
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved