Israel Dilanda Kebakaran Terparah dalam Sejarah, Pejabat Zionis Saling Menyalahkan
Jum'at, 02 Mei 2025 - 07:22 WIB
loading...
A
A
A
“Tapi meskipun sudah berkali-kali mengingatkan, perdana menteri tidak juga menggelar diskusi khusus soal ini," paparnya, seperti dikutip dari Middle East Eye, Jumat (2/5/2025).
Kritik juga mengarah tajam kepada Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir.
Tomer Lotan, mantan Direktur Jenderal Kementerian Keamanan Publik, mengungkapkan bahwa dirinya pernah merekomendasikan pembelian helikopter Black Hawk pada tahun 2022 sebagai bagian dari strategi nasional penanggulangan kebakaran.
Namun, saran tersebut ditolak oleh Ben Gvir.
“Ini adalah bukti paling jelas dari bahayanya mengangkat Ben Gvir sebagai menteri,” tegas Lotan.
Sumber dari kepolisian mengatakan kepada Haaretz bahwa jika helikopter itu dibeli dua tahun lalu, upaya pemadaman kebakaran di perbukitan Jerusalem bisa jauh lebih efektif.
Dalam situasi darurat nasional ini, Israel akhirnya terpaksa meminta bantuan internasional.
Permintaan bantuan dikirim ke Yunani, Italia, Kroasia, dan beberapa negara lain untuk mendukung operasi pemadaman api.
Di tengah situasi genting, Netanyahu menyatakan bahwa 18 orang telah ditahan karena diduga melakukan pembakaran.
Kritik juga mengarah tajam kepada Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir.
Tomer Lotan, mantan Direktur Jenderal Kementerian Keamanan Publik, mengungkapkan bahwa dirinya pernah merekomendasikan pembelian helikopter Black Hawk pada tahun 2022 sebagai bagian dari strategi nasional penanggulangan kebakaran.
Namun, saran tersebut ditolak oleh Ben Gvir.
“Ini adalah bukti paling jelas dari bahayanya mengangkat Ben Gvir sebagai menteri,” tegas Lotan.
Sumber dari kepolisian mengatakan kepada Haaretz bahwa jika helikopter itu dibeli dua tahun lalu, upaya pemadaman kebakaran di perbukitan Jerusalem bisa jauh lebih efektif.
Dalam situasi darurat nasional ini, Israel akhirnya terpaksa meminta bantuan internasional.
Permintaan bantuan dikirim ke Yunani, Italia, Kroasia, dan beberapa negara lain untuk mendukung operasi pemadaman api.
Di tengah situasi genting, Netanyahu menyatakan bahwa 18 orang telah ditahan karena diduga melakukan pembakaran.
Lihat Juga :