Indonesia Lihatlah! Gubernur Kalimantan Utara Malu Kebutuhan Pokok Rakyat Bergantung pada Malaysia

Kamis, 01 Mei 2025 - 07:53 WIB
loading...
Indonesia Lihatlah!...
Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang malu karena kebutuhan pokok masyarakat di daerahnya lebih bergantung pada Malaysia daripada negara sendiri. Foto/World of Buzz
A A A
JAKARTA - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal Arifin Paliwang menyampaikan kekecewaan dan kekesalannya atas bagaimana masyarakat yang tinggal di dekat perbatasan Indonesia-Malaysia harus bergantung pada Malaysia untuk memenuhi kebutuhan pokok.

Zainal, seperti diberitakan media-media Malaysia, mengatakan dia merasa malu karena masyarakat di daerahnya lebih bergantung pada negara tetangga daripada negaranya sendiri.

"Saya pribadi mengalami perjalanan darat dari Malinau ke Krayan yang memakan waktu tiga hari dua malam," katanya.

Baca Juga: Mahathir Mohamad: Bangsa Melayu Kehilangan Singapura, Jatuh ke Tangan Orang China

"Bahkan, kami terpaksa bermalam di pinggir jalan karena kendaraan terjebak di lumpur dan baru bisa ditarik menggunakan alat berat saat hujan," ujarnya.

Keluhan itu telah dia sampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Jakarta pada Senin lalu.

Menurutnya, kondisi jalan dan jembatan yang rusak parah membuat warga terpaksa membangun jembatan sementara dari kayu gelondongan secara gotong-royong, semata-mata agar pasokan kebutuhan pokok bisa tersalurkan ke wilayah mereka.

Akibat sulitnya akses ini, harga-harga kebutuhan pokok melonjak tinggi. Misalnya, harga sekarung semen di Krayan mencapai Rp900.000, hampir sama dengan harga di daerah paling terpencil di Papua.

Sekadar diketahui, pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mengalokasikan subsidi sebesar Rp15 miliar per tahun untuk biaya transportasi orang dan barang ke daerah perbatasan.

Namun, Zainal memperkirakan jumlahnya mungkin harus dikurangi tahun ini karena kebijakan efisiensi pemerintah pusat.

Dalam upaya mengatasi ketergantungan terhadap Malaysia, Zainal mengusulkan agar kendaraan milik warga Krayan yang menggunakan nomor registrasi Malaysia diberikan status khusus, seperti yang dilakukan di Batam dan Sabang, sehingga tetap berada di bawah pengawasan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dia juga menginformasikan, pihaknya tengah berencana membangun jalur penghubung baru antara Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur untuk memperlancar distribusi bahan pokok dari Samarinda, sehingga mengurangi ketergantungan terhadap Sarawak.

“Membangun infrastruktur di wilayah perbatasan menjadi kunci jika kita ingin memperkuat kedaulatan nasional dan memastikan semua orang mendapatkan perlakuan yang adil,” paparnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Iran Desak Militer Negara...
Iran Desak Militer Negara Barat Angkat Kaki dari Timur Tengah: Biang Masalah!
Rekomendasi
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
10 Paspor Terkuat di...
10 Paspor Terkuat di Dunia pada 2026, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved