Mahathir Mohamad: Dunia Tak Bisa Apa-apa karena Pendukung Genosida Israel Adalah Amerika yang Hebat

Kamis, 01 Mei 2025 - 07:17 WIB
loading...
Mahathir Mohamad: Dunia...
Mahathir Mohamad mendesak dunia bangkit di atas rasa takut terhadap AS untuk menghentikan genosida Israel terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza. Foto/WAFA
A A A
KUALA LUMPUR - Mahathir Mohamad, negarawan veteran yang juga mantan Perdana Menteri Malaysia, mendesak dunia untuk bangkit di atas rasa takut terhadap Amerika Serikat (AS) untuk menghentikan genosida Israel terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza.

“Kami takut pada Amerika. Namun, kami harus bangkit dari rasa takut kami. Ada cara untuk menghentikan pembunuhan,” tulis Mahathir di X pada Rabu, seraya menambahkan dukungan AS untuk Israel telah mencegah negara-negara lain untuk memberikan bantuan ke Gaza.

“Dan dunia tidak bisa berbuat apa-apa. Mengapa? Karena mendukung penuh genosida Israel [terhadap rakyat Palestina] adalah rakyat Amerika yang hebat. Mereka adalah orang-orang yang banyak bicara tentang hak asasi manusia, kesucian hidup, dan lain-lain, dan lain-lain," lanjut Mahathir, seperti dikutip dari Anadolu, Kamis (1/5/2025).

Baca Juga: Mahathir Mohamad: Bangsa Melayu Kehilangan Singapura, Jatuh ke Tangan Orang China

Mantan Perdana Menteri itu mengatakan AS menganggap seluruh dunia sebagai musuh dan menuduh mereka menipu Amerika.

Mahathir memperingatkan bahwa dunia menghadapi ancaman serius Perang Dunia III, mendesak negara-negara lain untuk menolak gertakan AS.

“Hanya ancaman terhadap Amerika yang akan menghentikannya bergabung dengan Israel dalam pembunuhan massal rakyat Palestina, dengan harapan untuk menaklukkan Gaza untuk menjadikannya sebagai resor wisata,” imbuh dia.

Tentara Israel kembali melancarkan serangannya ke Gaza pada 18 Maret, yang menggagalkan gencatan senjata dan perjanjian pertukaran tahanan yang disepakati pada 19 Januari dengan kelompok perlawanan Palestina; Hamas.

Hampir 52.400 warga Palestina telah tewas di Gaza dalam serangan brutal Israel sejak Oktober 2023, sebagian besar dari mereka adalah wanita dan anak-anak.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Berita Terkini
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved