5 Fakta Mahathir Mohamad, Eks PM Malaysia Sebut Singapura Diambil Orang China dari Bangsa Melayu

Rabu, 30 April 2025 - 12:30 WIB
loading...
5 Fakta Mahathir Mohamad,...
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad. Foto/anadolu
A A A
KUALA LUMPUR - Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad, kembali menjadi perhatian usai membuat pernyataan yang cukup mengejutkan.

Ia menyebut Singapura telah diambil komunitas etnis China dari bangsa Melayu.

Pada unggahan akun Facebook pribadinya, Selasa (29/4/2025), Mahathir mengungkap kondisi Bangsa Melayu yang kehilangan tanah-tanahnya seiring waktu.

Dari sekian poin yang ditulis, ia juga menyebut Singapura merupakan tanah Bangsa Melayu, tetapi kini jatuh ke tangan imigran dari China.

"Melayu kehilangan Singapura karena imigran dari China," tulis Mahathir.

Lantas, siapa sebenarnya Mahathir Mohamad? Simak sederet faktanya berikut untuk mengenalnya lebih jauh.

Fakta Mahathir Mohamad

1. Dua Kali Menjadi Perdana Menteri


Mahathir Mohamad dikenal luas sebagai politisi kenamaan asal Malaysia. Pada sepak terjangnya, ia diketahui pernah menjabat sebagai Perdana Menteri (PM) Malaysia sebanyak dua kali.

Adapun masa jabatan pertamanya berlangsung selama 22 tahun, yakni 1981-2003, yang merupakan periode terlama dalam sejarah Malaysia. Sedangkan masa jabatan kedua Mahathir sebagai PM Malaysia adalah periode 2018–2020.

2. Perdana Menteri Tertua di Dunia


Saat masa jabatan keduanya sebagai Perdana Menteri (PM) Malaysia (2018-2020), Mahathir Mohamad waktu itu sudah berusia 92 tahun. Umur tersebut menjadikannya kepala pemerintahan tertua di dunia saat menjabat.

Setelah masa jabatannya selesai, Mahathir tetap aktif di panggung internasional. Tak jarang, ia ikut menyampaikan pidato dan menyuarakan pandangannya dalam berbagai masalah global.

Bahkan, Mahathir pernah menyatakan kesediaan untuk menjadi Perdana Menteri untuk ketiga kalinya apabila tidak ada kandidat yang cocok.

3. Punya Latar Belakang Dokter sebelum Masuk Politik


Mahathir Mohamad lahir pada 1925 di Alor Setar, Malaysia. Sebelum masuk ranah politik, ia diketahui sebagai seorang dokter.

Melansir Anadolu, Mahathir dulunya kuliah di Fakultas Kedokteran King Edward VII di Universitas Malaya, Singapura dan lulus pada 1953. Ia kemudian sempat memulai praktik sebagai dokter di kota kelahirannya pada 1957.

4. Kritikus Keras Barat dan Israel


Pada sepak terjangnya, Mahathir Mohamad juga dikenal sebagai salah satu pemimpin dunia yang paling vokal dalam menyuarakan kritik terhadap dominasi negara-negara Barat, terutama Amerika Serikat. Kritik tersebut sering disampaikan melalui pidato-pidato resmi di forum internasional.

Terhadap Israel yang merupakan sekutu Barat, Mahathir bahkan lebih keras. Ia secara konsisten mengecam pendudukan wilayah Palestina oleh Israel dan menuduh negara tersebut melakukan apartheid serta penindasan terhadap rakyat Palestina.

Tak jarang, langkah tersebut membuatnya dicap sebagai anti-semit.

5. Sering Memicu Kontroversi


Mahathir Mohamad terbilang sebagai sosok yang sering menuai kontroversi. Dari sekian banyak, di antaranya berakar pada pandangan nasionalisme Melayu.

Sebelum pernyataannya tentang Singapura yang disebut diambil imigran China dari Melayu, Mahathir pernah menyinggung Kepulauan Riau pada 2022 lalu.

Sontak, hal tersebut memicu reaksi dari berbagai pihak dengan beberapa menyebutnya sebagai provokasi.

Itulah beberapa fakta mengenai Mahathir Mohamad, eks PM Malaysia yang sebut Singapura diambil orang China dari bangsa Melayu.

Baca juga: Amnesty Tegaskan Israel Lakukan Genosida yang Disiarkan Langsung di Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Janggal, Jubir Angkatan...
Janggal, Jubir Angkatan Laut Garda Revolusi Iran Tewas akibat Kecelakaan
Rekomendasi
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Dilaporkan Balik Oleh...
Dilaporkan Balik Oleh Penyanyi Muda Syahravi, Begini Tanggapan Fariz RM
Survei Puspoll Indonesia:...
Survei Puspoll Indonesia: Lebih dari 80 Persen Masyarakat Dukung Pilkada Langsung
Berita Terkini
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Infografis
5 Fakta di Balik Hilangnya...
5 Fakta di Balik Hilangnya Pesawat Malaysia Airlines MH370
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved