Di Ambang Perang dengan Pakistan, India Borong 26 Jet Tempur Rafale Prancis
Selasa, 29 April 2025 - 10:25 WIB
loading...
A
A
A
Kesepakatan tersebut juga melibatkan pemeliharaan armada, dukungan logistik, dan pelatihan personel, serta produksi komponen dalam negeri sebagai bagian dari kewajiban pengimbang, yang sejalan dengan inisiatif "Atmanirbhar Bharat (Buatan India)" yang dicita-citakan oleh PM Modi.
Pesawat Rafale, yang diproduksi oleh perusahaan Prancis Dassault Aviation, diimpor untuk sementara waktu guna memenuhi kebutuhan langsung Angkatan Laut, yang berfungsi sebagai solusi sementara hingga India dapat mengembangkan dan mengerahkan jet tempur berbasis dek bermesin ganda yang diproduksi di dalam negeri.
Pada hari Minggu, Angkatan Laut India melakukan latihan tembak langsung di Laut Arab di tengah ketegangan dengan Pakistan.
Ketegangan terus memanas telah membuat kedua negara di ambang perang. Situasi ini terjadi setelah serangan teror di wilayah Jammu dan Kashmir yang dikontrol India pada Selasa pekan lalu, di mana 26 turis Hindu ditembak mati kelompok milisi bersenjata.
Kelompok The Resistance Front (TRF) mengaku bertanggung jawab atas pembantaian massal di Lembah Baisaran tersebut—tujuan wisata populer di wilayah Jammu dan Kashmir yang dijuluki sebagai "Mini Swiss".
India mengeklaim TRF berafiliasi dengan kelompok militan bersenjata Lashkar-e-Taiba yang bermarkas di Pakistan.
New Delhi telah melakukan lima tindakan pembalasan terhadap Pakistan, yang dianggap mendukung kelompok tersebut. Lima tindakan itu termasuk penurunan hubungan diplomatik dan penangguhan Perjanjian Perairan Indus—yang diangga Pakistan sebagai "tindakan perang".
Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif dalam wawancara dengan Sky News memperingatkan bahaya nyata dari pertikaian kedua negara tersebut.
Pesawat Rafale, yang diproduksi oleh perusahaan Prancis Dassault Aviation, diimpor untuk sementara waktu guna memenuhi kebutuhan langsung Angkatan Laut, yang berfungsi sebagai solusi sementara hingga India dapat mengembangkan dan mengerahkan jet tempur berbasis dek bermesin ganda yang diproduksi di dalam negeri.
Pada hari Minggu, Angkatan Laut India melakukan latihan tembak langsung di Laut Arab di tengah ketegangan dengan Pakistan.
Ketegangan terus memanas telah membuat kedua negara di ambang perang. Situasi ini terjadi setelah serangan teror di wilayah Jammu dan Kashmir yang dikontrol India pada Selasa pekan lalu, di mana 26 turis Hindu ditembak mati kelompok milisi bersenjata.
Kelompok The Resistance Front (TRF) mengaku bertanggung jawab atas pembantaian massal di Lembah Baisaran tersebut—tujuan wisata populer di wilayah Jammu dan Kashmir yang dijuluki sebagai "Mini Swiss".
India mengeklaim TRF berafiliasi dengan kelompok militan bersenjata Lashkar-e-Taiba yang bermarkas di Pakistan.
New Delhi telah melakukan lima tindakan pembalasan terhadap Pakistan, yang dianggap mendukung kelompok tersebut. Lima tindakan itu termasuk penurunan hubungan diplomatik dan penangguhan Perjanjian Perairan Indus—yang diangga Pakistan sebagai "tindakan perang".
Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif dalam wawancara dengan Sky News memperingatkan bahaya nyata dari pertikaian kedua negara tersebut.
Lihat Juga :