Korban Tewas Ledakan Dahsyat Pelabuhan Iran Capai 70 Orang, Teheran Sebut Ada Kelalaian

Selasa, 29 April 2025 - 08:18 WIB
loading...
Korban Tewas Ledakan...
Jumlah korban tewas dalam ledakan dahsyat di Pelabuhan Shahid Rajaei telah melonjak menjadi 70 orang. Iran sebut ada kelalaian dalam tragedi ini. Foto/Iran International
A A A
TEHERAN - Jumlah korban tewas akibat ledakan dahsyat yang mengguncang Pelabuhan Shahid Rajaei, Iran, telah melonjak menjadi 70 orang.

Menteri Dalam Negeri Eskandar Momeni menyalahkan "kelalaian" atas tragedi ini.

Petugas pemadam kebakaran pada hari Senin masih berjuang memadamkan kobaran api di fasilitas tersebut.

Ledakan itu terjadi pada hari Sabtu pekan lalu di Pelabuhan Shahid Rajaei di selatan Iran, dekat Selat Hormuz yang strategis—jalur air yang dilalui seperlima dari produksi minyak global.

Baca Juga: Ledakan Dahsyat Pelabuhan Iran Tewaskan 40 Orang dan 1.242 Luka, Ini Respons Khamenei

"Sayangnya, jumlah korban tewas telah mencapai 70, dan upaya pemadaman kebakaran hampir mencapai tahap akhir," kata Mehrdad Hassanzadeh, direktur manajemen krisis provinsi Hormozgan tempat pelabuhan itu berada, kepada stasiun televisi pemerintah, sebagaimana dikutip AFP, Selasa (29/4/2025).

Para pejabat mengatakan lebih dari 1.000 orang terluka, dengan Hassanzadeh mencatat sebagian besar telah dipulangkan dari rumah sakit setelah perawatan.

Momeni mengatakan kepada stasiun televisi pemerintah bahwa "pelaku telah diidentifikasi dan dipanggil".

"Ledakan itu disebabkan oleh kekurangan, termasuk ketidakpatuhan terhadap tindakan pencegahan keselamatan dan kelalaian," katanya.

Komite yang menyelidiki penyebab ledakan juga membuat pernyataan serupa.

Momeni, yang telah berada di daerah itu sejak beberapa jam setelah ledakan, mengatakan penyelidikan masih berlangsung.

Televisi pemerintah menunjukkan gambar petugas pemadam kebakaran yang masih memadamkan api pada hari Senin, dan melaporkan bahwa kerusakan akan dinilai setelah api berhasil dikendalikan sepenuhnya.

Asap hitam pekat terus mengepul di atas api kecil di sebagian lokasi, di atasnya helikopter pemadam kebakaran terbang, menurut gambar dari Bulan Sabit Merah Iran.

Asap, Lalu Bola Api


Tidak segera jelas apa yang menyebabkan ledakan tersebut, tetapi kantor bea cukai pelabuhan mengatakan kemungkinan besar disebabkan oleh kebakaran yang terjadi di depot penyimpanan bahan kimia dan berbahaya.

Gambar CCTV yang beredar di media sosial menunjukkan bahwa kebakaran dimulai secara bertahap, dengan api kecil yang mengeluarkan asap oranye-coklat di antara beberapa kontainer yang ditumpuk di luar, di seberang gudang.

Sebuah truk forklift kecil melaju melewati area tersebut dan orang-orang terlihat berjalan di dekatnya.

Sekitar satu menit setelah api kecil dan asap terlihat, bola api pecah saat kendaraan lewat di dekatnya, dengan orang-orang berlarian untuk menyelamatkan diri.

Presiden Masoud Pezeshkian mengunjungi rumah sakit untuk merawat yang terluka pada hari Minggu di kota terdekat Bandar Abbas.

Sejak ledakan itu, pihak berwenang telah memerintahkan semua sekolah dan kantor di daerah itu ditutup, dan telah mendesak penduduk untuk menghindari keluar rumah "sampai pemberitahuan lebih lanjut" dan menggunakan masker pelindung.

The New York Times mengutip seseorang yang memiliki hubungan dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran, yang berbicara dengan syarat anonim untuk membahas masalah keamanan, yang mengatakan bahwa yang meledak adalah natrium perklorat—bahan utama dalam bahan bakar padat untuk rudal.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Reza Talaei-Nik kemudian mengatakan kepada televisi pemerintah: "Tidak ada kargo impor atau ekspor untuk bahan bakar militer atau penggunaan militer di daerah itu."

Sekutu Iran, Rusia, telah mengirim spesialis untuk membantu memadamkan api.

Pihak berwenang menyatakan hari Senin sebagai hari berkabung nasional, sementara tiga hari berkabung dimulai hari Minggu di provinsi Hormozgan.

Ledakan itu terjadi saat delegasi Iran dan AS bertemu di Oman untuk pembicaraan tingkat tinggi tentang program nuklir Teheran.

Sementara otoritas Iran sejauh ini tampaknya memperlakukan ledakan itu sebagai kecelakaan, ledakan itu juga terjadi di tengah perang bayangan selama bertahun-tahun dengan musuh regional; Israel.

Menurut The Washington Post, Israel melancarkan serangan siber yang menargetkan Pelabuhan Shahid Rajaei pada tahun 2020.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Israel Incar Pemimpin...
Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 
Rekomendasi
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
Norwegia Lolos ke 16...
Norwegia Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Pantai Gading 2-1
Berita Terkini
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Infografis
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Pelabuhan Bandar Abbas Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved