Jenderal Tertinggi Rusia Puji Kepahlawanan Militer Korut setelah Rebut Kembali Kursk dari Ukraina
Minggu, 27 April 2025 - 05:56 WIB
loading...
A
A
A
Perjanjian tersebut mengatur bantuan militer timbal balik jika terjadi serangan, dengan menjanjikan dukungan segera "dengan segala cara yang tersedia" berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB.
Pelaksanaan perjanjian tersebut menyusul klaim Amerika Serikat dan pendukung Kyiv lainnya bahwa Pyongyang telah mengirim sekitar 12.000 tentara ke Rusia untuk pelatihan dan kemungkinan penempatan dalam perang Ukraina. Saat itu, Moskow dan Pyongyang tidak membenarkan atau membantah laporan tersebut.
Mengomentari pujian Gerasimov atas keterlibatan pasukan Korut, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menulis di Telegram bahwa Rusia "tidak akan pernah melupakan teman-teman kami."
Ukraina belum berkomentar atas pengumuman Putin perihal direbutnya kembali Wilayah Kursk Rusia yang sebelumnya dikuasai pasukan Kyiv.
Pelaksanaan perjanjian tersebut menyusul klaim Amerika Serikat dan pendukung Kyiv lainnya bahwa Pyongyang telah mengirim sekitar 12.000 tentara ke Rusia untuk pelatihan dan kemungkinan penempatan dalam perang Ukraina. Saat itu, Moskow dan Pyongyang tidak membenarkan atau membantah laporan tersebut.
Mengomentari pujian Gerasimov atas keterlibatan pasukan Korut, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menulis di Telegram bahwa Rusia "tidak akan pernah melupakan teman-teman kami."
Ukraina belum berkomentar atas pengumuman Putin perihal direbutnya kembali Wilayah Kursk Rusia yang sebelumnya dikuasai pasukan Kyiv.
(mas)
Lihat Juga :