AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya

Sabtu, 26 April 2025 - 20:39 WIB
loading...
A A A
Menurut data Januari 2024 dari portal statistik berani Statista, 5.044 dari 12.121 hulu ledak nuklir dunia adalah milik AS.

Sementara itu, Defense Express melaporkan Kepala Komando Strategis AS, Anthony J. Cotton, menguraikan ancaman nuklir utama yang ditimbulkan oleh Rusia, China, Korea Utara, dan Iran dalam laporannya kepada Senat AS. Laporan ini menyajikan penilaian yang sangat pesimistis terhadap kerja sama yang berkembang di antara negara-negara totaliter bersenjata nuklir.

Laporan tersebut menantang pandangan sederhana yang dipegang oleh beberapa pendukung Trump bahwa hanya dengan mengalihkan sumber daya ke Pasifik akan secara otomatis menyelesaikan sebagian besar masalah keamanan. Bahkan memprioritaskan upaya untuk melawan Tiongkok tidak mengubah fakta bahwa Beijing secara aktif bekerja sama dengan Moskow untuk memperluas kemampuan nuklirnya.

Secara khusus, laporan tersebut menyatakan bahwa Beijing melakukan investasi signifikan dalam memperluas infrastruktur nuklirnya dan meningkatkan produksi plutonium dalam reaktor pembiak dengan dukungan Rusia.

China saat ini memiliki sekitar 600 hulu ledak yang dikerahkan, dengan proyeksi yang menunjukkan jumlah ini akan mencapai 1.000 pada tahun 2030. Bersamaan dengan itu, Tiongkok sedang membangun "lapangan rudal"—lokasi peluncuran rudal balistik antarbenua—di wilayah baratnya, dengan 320 silo yang telah selesai dibangun.

Selain itu, laporan tersebut menyoroti bahwa enam kapal selam rudal balistik Tipe 094 China dianggap sebagai pencegah nuklir yang andal. Laporan tersebut juga mencatat pengembangan berkelanjutan dari pembom siluman strategis H-20, yang, dengan jangkauan terbang 8.000 kilometer, dapat menimbulkan ancaman langsung ke daratan AS—terutama jika memperhitungkan pengisian bahan bakar udara dan kemampuan serangan jarak jauh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Usia Peserta Miss Indonesia...
Usia Peserta Miss Indonesia Kini 19-25 Tahun, RCTI Cari Kandidat yang Lebih Matang untuk Miss World
Berita Terkini
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved