Pemerintah Gaza Peringatkan Kematian Massal Segera akibat Blokade Israel

Sabtu, 26 April 2025 - 10:13 WIB
loading...
Pemerintah Gaza Peringatkan...
Anak Palestina bernama Osama El Rakab berjuang untuk hidupnya di Rumah Sakit Nasser di Khan Yunis, selatan Gaza, karena kelemahan tubuh akibat kekurangan gizi pada 24 April 2025. Foto/Doaa Albaz/Anadolu Agency
A A A
GAZA - Pemerintah Gaza mengeluarkan peringatan mengerikan, bahwa warga Palestina di daerah kantong yang terkepung itu "di ambang kematian massal" akibat kelaparan yang meluas akibat blokade bantuan Israel selama hampir dua bulan dan runtuhnya total layanan penting.

Kantor Media Pemerintah menganggap Israel dan para pendukungnya bertanggung jawab atas "genosida yang didokumentasikan dalam suara dan gambar".

“Kami memperingatkan tentang bencana kemanusiaan yang semakin memburuk di Gaza saat pengepungan dan penutupan penyeberangan oleh Israel memasuki hari ke-55, yang menyebabkan meluasnya kelaparan dan membahayakan nyawa lebih dari 2,4 juta orang,” ungkap pernyataan kantor pemerintah Gaza.

Kantor tersebut menambahkan kelaparan di Gaza kini menjadi "kenyataan yang suram, bukan ancaman", dengan 52 kematian tercatat akibat kelaparan dan kekurangan gizi termasuk 50 anak-anak, menggambarkan situasi tersebut sebagai "salah satu bentuk pembunuhan yang lambat dan disengaja yang paling mengerikan."

“Lebih dari 60.000 anak menderita kekurangan gizi akut, sementara lebih dari satu juta anak menghadapi kelaparan setiap hari, yang menyebabkan pemborosan dan kelemahan yang nyata,” tegas pemerintah Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Michael Oliver Mendadak...
Michael Oliver Mendadak Dicoret di Laga Pertama Piala Dunia 2026, Ada Apa?
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved