Siapa Pelaku Pembantaian Turis Hindu di Kashmir?

Kamis, 24 April 2025 - 16:45 WIB
loading...
A A A
Melansir Al Jazeera, melalui pesan yang muncul di Telegram, TRF menentang pemberian izin tinggal kepada orang luar di Kashmir.

Namun, karena permintaan itu dilanggar, mereka melakukan kekerasan terhadap orang asing yang mencoba menetap secara ilegal.

Meski belum jelas asal-usulnya, beberapa pihak menyebut TRF ini sudah dibentuk sejak pemerintah India secara sepihak mencabut otonomi parsial Kashmir pada Agustus 2019.

Adapun nama The Resistance Front dipakai untuk menandai perubahan dari kelompok pemberontak tradisional di Kashmir yang sebagian besar menggunakan nama Islami.

Sementara Badan Intelijen India percaya TRF berfokus pada perlawanan di Kashmir, sejumlah pejabat India secara konsisten menyatakan kelompok tersebut adalah cabang Lashkar-e-Taiba, kelompok bersenjata yang bermarkas di Pakistan.

Melihat ke belakang, TRF juga pernah beraksi pada tahun 2020. Waktu itu, kelompok tersebut bertanggung jawab atas serangan-serangan kecil, termasuk pembunuhan yang ditargetkan terhadap sejumlah orang.

Menurut catatan pemerintah, anggota TRF banyak menggunakan senjata ringan seperti pistol untuk melakukan pembunuhan terarah. Namun, kelompoknya terus berkembang menjadi besar seiring waktu.

Pada Juni 2024, TRF juga mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap bus peziarah Hindu yang menewaskan sedikitnya sembilan orang di wilayah Reasi, Jammu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Majelis Ulama Senior...
Majelis Ulama Senior Iran Serukan Pembunuhan Donald Trump dan Netanyahu
Keji! Israel Bunuh Kiper...
Keji! Israel Bunuh Kiper Tim Sepak Bola Palestina
Rekomendasi
1 Abad Kelahiran Rahmi...
1 Abad Kelahiran Rahmi Hatta Momen Refleksi Nilai Keteladanan bagi Generasi Muda
RCTI Rilis Sinetron...
RCTI Rilis Sinetron 'Terlanjur Mencintaimu', Chicco Jerikho dan Marsha Aruan Siap Bikin Baper
Dengarkan Keterangan...
Dengarkan Keterangan Ahli Polda Metro Jaya, Roy Suryo Optimistis Praperadilannya Dikabulkan
Berita Terkini
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved