70 Eks Tentara Wanita Israel Desak Pemerintahan Netanyahu Bebaskan Tawanan Gaza
Rabu, 23 April 2025 - 13:15 WIB
loading...
A
A
A
Amit, seorang mantan prajurit dan salah satu penyelenggara protes, mengatakan kepada Maariv, “Hari ini, Matan adalah satu-satunya prajurit yang selamat dari lokasi Nahal Oz yang bertempur dengan gagah berani dan sekarang ditawan, bersama teman-temannya Itay Hain dan Daniel Peretz, yang tewas dan jasadnya masih berada di Gaza.”
Dia menambahkan, “Ini adalah bentuk penutupan untuk membawa kembali prajurit terakhir yang masih hidup.”
“Kami di sini untuk meneriakkan rasa sakitnya,” tegas dia. “Kami mengenakan pakaian seperti yang dikenakan Matan, dan mencoba menggambarkan tangannya, yang tampaknya tidak berfungsi lagi, dan luka-luka di wajah dan matanya. Mungkin seseorang akan bangun dan melakukan sesuatu untuknya.”
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak gencatan senjata karena jika pemerintahannya runtuh, dia bisa dipenjara dalam berbagai kasus korupsi yang melilitnya.
Baca juga: Putin akan Gelar Pertemuan Puncak Khusus Rusia-Arab Tahun Ini
Dia menambahkan, “Ini adalah bentuk penutupan untuk membawa kembali prajurit terakhir yang masih hidup.”
“Kami di sini untuk meneriakkan rasa sakitnya,” tegas dia. “Kami mengenakan pakaian seperti yang dikenakan Matan, dan mencoba menggambarkan tangannya, yang tampaknya tidak berfungsi lagi, dan luka-luka di wajah dan matanya. Mungkin seseorang akan bangun dan melakukan sesuatu untuknya.”
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak gencatan senjata karena jika pemerintahannya runtuh, dia bisa dipenjara dalam berbagai kasus korupsi yang melilitnya.
Baca juga: Putin akan Gelar Pertemuan Puncak Khusus Rusia-Arab Tahun Ini
(sya)
Lihat Juga :