Kelompok Bersenjata Tembaki Turis di Kashmir yang Dikelola India, 28 Orang Tewas
Rabu, 23 April 2025 - 06:06 WIB
loading...
A
A
A
Pada bulan September 2022, Amnesty International mengatakan pemerintah India menargetkan semua sumber informasi yang kredibel dan independen tentang Jammu dan Kashmir.
"Ada keheningan yang dicapai pada semua perbedaan pendapat melalui penindasan yang keras yang telah menyebarkan ketakutan dan ketidakpastian di wilayah tersebut," ungkap Amnesty International.
Sejak status khusus wilayah tersebut dicabut, telah terjadi peningkatan besar dalam pariwisata ke wilayah yang indah tersebut.
Menurut angka resmi pemerintah India, 3,5 juta wisatawan mengunjungi Jammu dan Kashmir pada tahun 2024.
Kashmir sering dijuluki "zona paling termiliterisasi di dunia" karena kehadiran pasukan paramiliter India yang sangat besar di wilayah tersebut.
Wilayah pegunungan tersebut telah disengketakan sejak pemisahan India dan Pakistan pada tahun 1947, dengan India mengklaim wilayah tersebut sebagai "bagian integral" dari kedaulatannya dan Pakistan menyerukan plebisit, termasuk Kashmir yang dikelola Pakistan, untuk memberikan hak kepada warga Kashmir untuk menentukan nasib sendiri.
Kedua negara saling menuduh menduduki wilayah tersebut.
Baca juga: Iran Siap Buat Program Nuklirnya Lebih Transparan dengan Imbalan Pencabutan Sanksi
"Ada keheningan yang dicapai pada semua perbedaan pendapat melalui penindasan yang keras yang telah menyebarkan ketakutan dan ketidakpastian di wilayah tersebut," ungkap Amnesty International.
Sejak status khusus wilayah tersebut dicabut, telah terjadi peningkatan besar dalam pariwisata ke wilayah yang indah tersebut.
Menurut angka resmi pemerintah India, 3,5 juta wisatawan mengunjungi Jammu dan Kashmir pada tahun 2024.
Kashmir sering dijuluki "zona paling termiliterisasi di dunia" karena kehadiran pasukan paramiliter India yang sangat besar di wilayah tersebut.
Wilayah pegunungan tersebut telah disengketakan sejak pemisahan India dan Pakistan pada tahun 1947, dengan India mengklaim wilayah tersebut sebagai "bagian integral" dari kedaulatannya dan Pakistan menyerukan plebisit, termasuk Kashmir yang dikelola Pakistan, untuk memberikan hak kepada warga Kashmir untuk menentukan nasib sendiri.
Kedua negara saling menuduh menduduki wilayah tersebut.
Baca juga: Iran Siap Buat Program Nuklirnya Lebih Transparan dengan Imbalan Pencabutan Sanksi
(sya)
Lihat Juga :