Media AS Sebut Kyiv sebagai Wilayah Rusia, Ukraina Marah
Senin, 21 April 2025 - 08:49 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu segmen menampilkan Ibu Kota Ukraina, dengan peristiwa yang awalnya diberi label berlangsung di "Kyiv, Ukraina."
Namun, keterangannya kemudian diubah menjadi "Kyiv, Rusia". Kekeliruan itu ditampilkan selama lebih dari 20 menit sebelum akhirnya diperbaiki.
Kesalahan tersebut memancing kemarahan kelompok pro-Ukraina di media sosial dan otoritas negara tersebut. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Ukraina Georgy Tikhy menyerukan penyelidikan dan menuntut permintaan maaf dari Fox News.
"Jika ini adalah kesalahan dan bukan pernyataan politik yang disengaja, harus ada permintaan maaf dan penyelidikan terhadap siapa yang melakukan kesalahan tersebut," katanya.
Pesan tersebut diperkuat lebih lanjut oleh Pusat Komunikasi Strategis dan Keamanan Informasi Ukraina (CSCIS). Badan pemerintah tersebut, yang didirikan pada awal tahun 2021 dengan tujuan yang dicanangkan untuk membangun "ketahanan nasional" dan memerangi misinformasi, telah menjadi alat propaganda utama bagi Kyiv dalam konfliknya dengan Rusia.
Namun, keterangannya kemudian diubah menjadi "Kyiv, Rusia". Kekeliruan itu ditampilkan selama lebih dari 20 menit sebelum akhirnya diperbaiki.
Kesalahan tersebut memancing kemarahan kelompok pro-Ukraina di media sosial dan otoritas negara tersebut. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Ukraina Georgy Tikhy menyerukan penyelidikan dan menuntut permintaan maaf dari Fox News.
"Jika ini adalah kesalahan dan bukan pernyataan politik yang disengaja, harus ada permintaan maaf dan penyelidikan terhadap siapa yang melakukan kesalahan tersebut," katanya.
Pesan tersebut diperkuat lebih lanjut oleh Pusat Komunikasi Strategis dan Keamanan Informasi Ukraina (CSCIS). Badan pemerintah tersebut, yang didirikan pada awal tahun 2021 dengan tujuan yang dicanangkan untuk membangun "ketahanan nasional" dan memerangi misinformasi, telah menjadi alat propaganda utama bagi Kyiv dalam konfliknya dengan Rusia.
Lihat Juga :