Media AS Sebut Kyiv sebagai Wilayah Rusia, Ukraina Marah
Senin, 21 April 2025 - 08:49 WIB
loading...
A
A
A
"Memuji diktator Rusia dan mempromosikan narasi pro-Rusia bukanlah hal baru bagi Fox News, tetapi penunjukan Kyiv sebagai kota di Rusia tadi malam adalah hal yang sangat buruk. Di tengah kemarahan di media sosial, Kementerian Luar Negeri Ukraina menuntut permintaan maaf," kata badan tersebut, seperti dikutip dari RT, Senin (21/4/2025).
Insiden itu juga tampaknya juga disinggung Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, yang mengatakan di media sosial: "Alih-alih menyiarkan layanan keagamaan dari Moskow, fokusnya seharusnya menekan Moskow agar benar-benar berkomitmen pada gencatan senjata penuh."
Pada hari Sabtu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan gencatan senjata selama 30 jam yang mengejutkan dengan Ukraina untuk menandai Paskah, mendesak Kyiv untuk mengikutinya dan menghentikan permusuhan.
Kyiv dengan enggan setuju dan mengusulkan perpanjangan gencatan senjata setidaknya selama 30 hari. Namun, kedua belah pihak telah saling menuduh tentang pelanggaran berulang kali, dan prospek perpanjangan masih belum jelas.
Insiden itu juga tampaknya juga disinggung Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, yang mengatakan di media sosial: "Alih-alih menyiarkan layanan keagamaan dari Moskow, fokusnya seharusnya menekan Moskow agar benar-benar berkomitmen pada gencatan senjata penuh."
Pada hari Sabtu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan gencatan senjata selama 30 jam yang mengejutkan dengan Ukraina untuk menandai Paskah, mendesak Kyiv untuk mengikutinya dan menghentikan permusuhan.
Kyiv dengan enggan setuju dan mengusulkan perpanjangan gencatan senjata setidaknya selama 30 hari. Namun, kedua belah pihak telah saling menuduh tentang pelanggaran berulang kali, dan prospek perpanjangan masih belum jelas.
(mas)
Lihat Juga :