Negara NATO Ini Klaim Bakal Diinvasi Rusia Beberapa Tahun Lagi

Senin, 21 April 2025 - 07:13 WIB
loading...
Negara NATO Ini Klaim...
Estonia, salah satu negara NATO, mengeklaim bakal diinvasi Rusia beberapa tahun lagi. Foto/Estonian World
A A A
TALLINN - Estonia, salah satu negara NATO di kawasan Baltik, mengeklaim Rusia akan melakukan invasi besar-besaran dalam beberapa tahun lagi.

Klaim itu disampaikan Menteri Luar Negeri Margus Tsahkna. Menurutnya, NATO masih memiliki beberapa tahun untuk mempersiapkan diri mencegah invasi tersebut.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah berulang kali menolak klaim bahwa Moskow memiliki rencana agresif terhadap anggota NATO.
Putin menyebut klaim semacam itu sebagai "omong kosong" yang dimaksudkan untuk menakut-nakuti orang-orang Eropa Barat dan membenarkan peningkatan besar dalam anggaran militer.

Baca Juga: 2 Jet Tempur Inggris Cegat Sepasang Pesawat Rusia di Dekat Negara NATO

"Kami memiliki beberapa tahun untuk mempersiapkan [diri menghadapi] kemampuan invasi [Rusia] skala penuh agar siap di perbatasan blok tersebut," kata Tsahkna dalam sebuah wawancara dengan France 24.

Seperti negara-negara Baltik lainnya, Estonia telah menjadi salah satu pendukung Ukraina yang paling vokal, menyerukan lebih banyak pasokan senjata untuk Kyiv dan meningkatkan tekanan sanksi terhadap Moskow.

Tallinn telah memberikan bantuan militer senilai hampir €500 juta atau lebih dari 1,4% dari PDB-nya ke Kyiv sejak Februari 2022.

Estonia, Latvia, dan Lithuania juga dilaporkan termasuk di antara enam negara yang mendukung dorongan Inggris dan Prancis untuk mengerahkan "pasukan penjaga perdamaian" Barat ke Ukraina setelah pertempuran berhenti di sana.

“Saya menjabat sebagai menteri pertahanan Estonia pada tahun 2016 dan 2017, dan saya melihat sisi lain perbatasan kami, perbatasan NATO dan Uni Eropa, 120.000 tentara siap berangkat dalam waktu 48 jam dari pihak Rusia,” kata Tsahkna.

"Akan tetapi, saat ini cukup kosong [di] sisi lain perbatasan kita dari sisi Rusia karena Rusia berada di Ukraina," imbuh diplomat top Estonia tersebut, seperti dikutip dari RT, Senin (21/4/2025).

“Namun yang kami lihat adalah Rusia berinvestasi besar-besaran pada infrastruktur [militer], bahkan [dalam] skala yang lebih besar daripada sebelumnya,” ujarnya.

Menurut Tsahkna, Moskow memiliki rencana untuk merelokasi pasukan, bahkan mungkin dalam skala terbesar di masa mendatang ke sisi lain dari semua perbatasan. "Namun, kami tidak berbicara tentang [perbatasan] Estonia, kami berbicara tentang NATO," paparnya.

"Jika [Presiden Rusia Vladimir] Putin ingin menguji NATO di wilayah kami, saya pikir biayanya akan sangat tinggi," katanya, dengan alasan penempatan pasukan blok NATO secara permanen di negara-negara Baltik, peningkatan anggaran pertahanan oleh negara-negara anggota dalam beberapa tahun terakhir, dan dimasukkannya Finlandia dan Swedia ke dalam blok NATO pada 2023 dan 2024.

Utusan khusus Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Steve Witkoff, yang telah bertemu dengan pemimpin Rusia di Kremlin sebanyak tiga kali, mengatakan kepada jurnalis Amerika; Tucker Carlson, pada bulan Maret bahwa Moskow 100% tidak tertarik untuk menyerang negara-negara NATO.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Siapa Keiichi Tsuchiya?...
Siapa Keiichi Tsuchiya? Legenda yang Ubah Drifting dari Balapan Liar Jadi Kultur Global
Orchestra Experience...
Orchestra Experience Hadirkan Konser Mahakarya Klasik dan Lagu Hits Dunia dalam Nuansa Cahaya Lilin
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved