Jerman Ancam Jatuhkan Sanksi pada Rusia Terkait dengan Navalny

Minggu, 06 September 2020 - 12:20 WIB
loading...
Jerman Ancam Jatuhkan...
Jerman menuturkan akan membahas kemungkinan sanksi terhadap Rusia atas dugaan peracunan Alexei Navalny. Foto/REUTERS
A A A
BERLIN - Jerman menuturkan akan membahas kemungkinan sanksi terhadap Rusia atas dugaan peracunan Alexei Navalny. Berlin menuturkan, sanksi akan dijatuhkan, jika Kremlin tidak segera memberikan penjelasan mengenai insiden yang menimpa tokoh oposisi Rusia tersebut.

Juru bicara Kanselir Jerman Angela Merkel, Steffen Seibert, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pengujian oleh laboratorium militer khusus Jerman telah menunjukkan bukti racun saraf kimia dari kelompok Novichok.

"Jika dalam beberapa hari mendatang Rusia tidak membantu mengklarifikasi apa yang terjadi, kami akan terdorong untuk membahas tanggapan dengan sekutu kami," kata Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas. ( Baca juga: Pencipta Racun Bantah Jerman: Jika Diracuni Novichok, Navalny Sudah Mati )

"Sanksi apapun yang akan dijatuhkan akan ditargetkan," sambungnya dalam sebuah wawancara dengan media Jerman, Bild, seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (6/9/2020).

Sebelumnya, Kremlin mengatakan, tidak ada alasan untuk menyalahkan Rusia atas apa yang terjadi pada Navalny. Menurut Kremlin tidak ada untungnya bagi Moskow untuk meracun tokoh oposisi Rusia itu. ( Baca juga: LG Paparkan Rumah Masa Depan di Pameran IFA 2020, seperti Apa? )

"Saya akan memilih kata-kata dengan hati-hati ketika berbicara tentang tuduhan terhadap Rusia karena tidak ada tuduhan saat ini dan tidak ada alasan untuk menuduh Rusia. Kami tidak cenderung menerima tuduhan apa pun dalam hal ini," ujar juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Detik-Detik Pesawat...
Detik-Detik Pesawat Ringan Tabrak Gedung 108 Lantai di China, Jendela Bolong Picu Kebakaran
Rekomendasi
Di Tengah Salat, Arah...
Di Tengah Salat, Arah Kiblat Berubah! Begini Sejarah Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
Berita Terkini
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved