Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia untuk Akhiri Perang Ukraina

Minggu, 20 April 2025 - 15:43 WIB
loading...
A A A
Ketika dihubungi oleh Newsweek, Gedung Putih menolak berkomentar.

"Kami tidak akan mengomentari diskusi yang sedang berlangsung. Jika ada rincian, Gedung Putih akan mengumumkannya secara resmi," kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih Brian Hughes.

Para pengguna media sosial pro-Ukraina menyatakan kemarahan atas laporan tentang proposal pemerintah Trump tersebut.

Akun "Jay in Kyiv", misalnya, yang memposting bahwa langkah tersebut akan membuat AS bergabung dengan jajaran kleptokrasi yang mengerikan seperti Korea Utara, Belarus, Rusia, Nikaragua, dan Venezuela.

Peneliti senior CEPA Olga Lautman memposting, "Crimea adalah dan akan selalu menjadi Ukraina, tidak peduli apa yang dikatakan Trump dan para penjahatnya."

Akun X "UA Voyager" menulis bahwa sebagai seseorang dari Crimea, pihaknya melihat aneksasi dari dekat, menambahkan, "Saya tahu seperti apa rasanya pendudukan. Saya tahu berapa banyak orang di Crimea yang masih percaya pada Ukraina. Dan sekarang—saya benar-benar tidak bisa berkata apa-apa."

Kelompok Ukraine Front Line, yang dijalankan oleh EuroMaidan PR, memposting bahwa jika Trump mengakui Crimea atau wilayah mana pun sebagai milik Rusia, maka semua negosiasi akan batal.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Sebut AS Penjaga Selat...
Sebut AS Penjaga Selat Hormuz, Trump Tuntut Tarif Rp 480 Miliar per Kapal Supertanker
Gawat! Iran Beri Sinyal...
Gawat! Iran Beri Sinyal Tutup Bab Al Mandab, Jalur Pasokan Energi Dunia
Rekomendasi
Prabowo Pimpin Rapat...
Prabowo Pimpin Rapat 5 Jam soal Koperasi Desa Merah Putih di Istana, Ini Hasilnya
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
Prabowo Kumpulkan Menteri...
Prabowo Kumpulkan Menteri hingga Kepala Lembaga ke Istana, Ada Apa?
Berita Terkini
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved