Israel Siapkan Skenario Serangan Terbatas ke Fasilitas Nuklir Iran

Minggu, 20 April 2025 - 12:24 WIB
loading...
Israel Siapkan Skenario...
Israel siapkan skenario serangan terbatas ke fasilitas nuklir Iran. Foto/X/@MyLordBebo
A A A
GAZA - Israel sedang mempertimbangkan "serangan terbatas" terhadap fasilitas nuklir Iran dalam beberapa bulan mendatang, meskipun Washington menolak untuk mendukung aksi militer.

Itu dilaporkan Reuters mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut. Pertimbangan tersebut dilakukan saat putaran kedua negosiasi AS-Iran berakhir di Roma, dengan pembicaraan tingkat ahli diharapkan berlanjut pada tanggal 26 April di Oman.

Menurut Reuters, pejabat Israel sedang mempertimbangkan "serangan terbatas" yang akan membutuhkan dukungan AS yang minimal – tidak seperti kampanye pengeboman yang lebih besar dan berkepanjangan yang sebelumnya dipertimbangkan.

Israel dilaporkan memberikan beberapa opsi serangan kepada pemerintahan Trump, "termasuk beberapa dengan jadwal akhir musim semi dan musim panas." Seorang pejabat senior Israel mengatakan kepada outlet tersebut bahwa belum ada keputusan akhir yang dibuat.

Pada hari Rabu, The New York Times melaporkan bahwa Presiden AS Donald Trump menolak usulan Israel untuk melakukan serangan "luas", dan memilih untuk menempuh jalur diplomasi. "Saya tidak terburu-buru melakukannya, karena saya pikir Iran memiliki peluang untuk menjadi negara yang hebat dan hidup bahagia tanpa kematian, dan saya ingin melihatnya. Itu pilihan pertama saya," kata Trump kepada wartawan pada hari Kamis.

BacaJuga: Bertarung Jadi Mediator di Pusaran Konflik Timur Tengah

Seorang pejabat keamanan senior Iran mengatakan kepada Reuters bahwa Teheran memiliki "informasi dari sumber yang dapat dipercaya bahwa Israel sedang merencanakan serangan besar terhadap situs nuklir Iran." Para pejabat Iran sebelumnya telah berjanji untuk membalas segala bentuk agresi.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pada hari Sabtu bahwa pembicaraan di Roma "diadakan dalam lingkungan yang konstruktif." Seorang pejabat AS mengatakan kepada CBS News bahwa kedua belah pihak "membuat kemajuan yang sangat baik."

Trump membatalkan kesepakatan nuklir yang didukung PBB tahun 2015 selama masa jabatan pertamanya, menuduh Iran secara diam-diam melanggar perjanjian tersebut. Ia memberlakukan kembali sanksi terhadap Teheran dan, pada bulan Februari, secara resmi memperbarui kampanye "tekanan maksimum"-nya.

Iran telah membantah melakukan kesalahan tetapi sejak itu telah mencabut komitmennya berdasarkan kesepakatan tersebut, dengan meningkatkan pengayaan uranium.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Majelis Ulama Senior...
Majelis Ulama Senior Iran Serukan Pembunuhan Donald Trump dan Netanyahu
Pemerintah Arab Saudi...
Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian
Rekomendasi
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Meidra Idol Ternyata...
Meidra Idol Ternyata Tomboy dan Belum Pernah Pacaran
Kontroversi VAR! Kane...
Kontroversi VAR! Kane Gagal Dapat Penalti, Alan Shearer Naik Pitam
Berita Terkini
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved