5 Alasan Presiden Erdogan Sebut Masjid Al Aqsa sebagai Garis Merah bagi Turki

Minggu, 20 April 2025 - 14:05 WIB
loading...
A A A
Erdogan menggambarkan serangan ini sebagai "kekerasan yang tak terkendali," menuduh pemerintah Israel membunuh warga sipil tanpa pandang bulu — termasuk anak-anak, wanita, orang tua, dan bahkan bayi.

"Jurnalis dibunuh sementara media internasional bungkam. Anak-anak dibantai sementara pembela hak asasi manusia menonton dalam diam," katanya.

Hakan Fidan mengatakan bahwa setiap orang memiliki "keberatan dengan derajat yang berbeda-beda" dalam menanggapi genosida Israel di Palestina.

Baca Juga: Bertarung Jadi Mediator di Pusaran Konflik Timur Tengah

2. Barat Adalah Bangsa Munafik

Erdogan mengkritik kekuatan Barat atas apa yang disebutnya sebagai kelambanan yang munafik.

"Mereka yang telah lama membanggakan komitmen mereka terhadap kebebasan, hak, hukum, dan kebebasan pers telah memainkan peran tiga monyet selama 18 bulan dalam menghadapi kebijakan pembantaian Israel," katanya.

Ia mempertanyakan standar ganda negara-negara yang cepat menjatuhkan sanksi di tempat lain tetapi diam dalam krisis ini: "Negara-negara Barat, yang menarik senjata sanksi bahkan untuk insiden kecil, saya bertanya kepada Anda — di mana Anda sekarang dalam hal Israel?"

‘Tatanan global yang mengabaikan yang tertindas akan melayani para penindas’

“Tatanan global yang tidak berpihak pada yang tertindas ditakdirkan menjadi mainan bagi para tiran,” Erdogan memperingatkan, menunjuk pada kegagalan lembaga internasional untuk menegakkan akuntabilitas di Gaza.

Ia juga menyuarakan kekecewaan yang mendalam terhadap dunia Muslim: "Saya merasa sakit untuk mengatakan ini — dan hati saya berdarah — tetapi dunia Islam telah gagal memenuhi tanggung jawabnya."

3. Jurnalis Palestina pun Dibantai Zionis

Hingga April 2024, sedikitnya 212 jurnalis dan pekerja media telah tewas di Gaza sejak awal konflik, menjadikannya periode paling mematikan bagi jurnalis dalam sejarah modern, menurut presiden Turki.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Hampir Setengah Warga...
Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump
Rekomendasi
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 2: Hancurnya Rumah Tangga Mila, Jaka Terpojok!
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Berita Terkini
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Infografis
1.200 Pemukim Yahudi...
1.200 Pemukim Yahudi dan Menteri Israel Serbu Masjid Al Aqsa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved