Siapa Hossam Nasr dan Abdo Mohamed? Mantan Staf Microsoft yang Tuding Bill Gates Mendukung Genosida di Gaza

Minggu, 20 April 2025 - 04:40 WIB
loading...
A A A
BacaJuga: Bertarung Jadi Mediator di Pusaran Konflik Timur Tengah

3. Teknisi Microsoft Bekerja untuk Unit 8200

Nasr juga mengklaim bahwa teknisi Microsoft menjadi sangat melekat di unit militer Israel, termasuk Unit 8200, cabang intelijen militer Israel.

“Karyawan Microsoft menjadi sangat melekat… sehingga mereka digambarkan sebagai tentara, yang bertindak sebagai tentara di dalam unit tersebut,” katanya.

“Kemitraan mendalam semacam ini memungkinkan Israel untuk mengotomatiskan dan menghilangkan segala jenis unsur manusia dari Palestina,” tambahnya. “Ini mengubah pembunuhan massal warga Palestina menjadi seperti permainan video.”

4. Microsoft Dukung Sistem Apartheid di Palestina

Ia mengatakan teknologi Microsoft juga digunakan di Tepi Barat melalui aplikasi seperti Al-Munasik, yang membantu mengendalikan pergerakan warga Palestina.

“Microsoft memungkinkan sistem apartheid dan sistem segregasi rasial di Tepi Barat dan seluruh Palestina,” katanya.

Nasr juga mengkritik program donasi karyawan Microsoft, dengan menuduh, “Mereka mengizinkan donasi ke pemukiman ilegal Israel dan menyamakannya.”

“Sementara itu, UNRWA, organisasi yang paling mampu memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga Palestina, tidak tersedia dalam program tersebut,” jelasnya.

Mohamed menyuarakan kekhawatiran ini, memberi tahu Anadolu bahwa kampanye tersebut telah menarik dukungan yang signifikan.

“Lebih dari 7.000 orang menandatangani petisi kampanye kami sendiri,” katanya. “Dan lebih dari 270.000 surat telah dikirim ke para eksekutif dan CEO Microsoft… menuntut Microsoft mengakhiri perannya dalam apartheid dan genosida tersebut.”

Ia juga mencatat bahwa kampanye Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) baru-baru ini menetapkan Microsoft sebagai target boikot prioritas.

“Kami menyerukan untuk memboikot investasi dan sanksi,” katanya, mendesak orang-orang untuk “berhenti membeli produk Microsoft, tetapi juga memikirkan kembali penggunaan teknologi Microsoft oleh institusional mereka.”

Meskipun dipecat, Mohamed mengatakan mereka tidak akan dibungkam. “Kami akan terus berjuang untuk warga Palestina dan hak-hak warga Palestina di sini, di diaspora, di sini, di perut binatang buas, bahkan di bawah tindakan keras ini, di bawah otoritarianisme ini,” janjinya.

5. Rela Kehilangan Pekerjaan demi Warga Palestina

Nasr merenungkan risiko aktivisme, dengan mengatakan kehilangan pekerjaan atau dideportasi adalah “harga termurah yang harus dibayar” dibandingkan dengan apa yang dialami warga Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
AS Diperkirakan Akan...
AS Diperkirakan Akan Pasok 6 Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Video Prototipe Project...
Video Prototipe Project Aion Ungkap Konsep Sistem Operasi AI Microsoft
Dibombardir AS, Tentara...
Dibombardir AS, Tentara Iran Tewas di Pelabuhan Jask
Senator Amerika Serikat...
Senator Amerika Serikat Lindsey Graham Meninggal Dunia secara Mendadak
Rekomendasi
Datang Melayat, Bedu...
Datang Melayat, Bedu Ungkap Kenangan Terakhir Bersama Temon
Luis Figo Ramaikan Pesta...
Luis Figo Ramaikan Pesta Bola HGI 2026, KORMINAS Perkuat Pengembangan Olahraga Pikiran
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Jerman 2026, Alex Kecelakaan di Tikungan 13
Berita Terkini
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved