Rusia dan China Bahas Jaminan untuk Kesepakatan Nuklir Iran dengan AS

Sabtu, 19 April 2025 - 12:40 WIB
loading...
Rusia dan China Bahas...
Presiden Iran Masoud Pezeshkian bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Amerika Serikat (AS) tidak akan menjadi satu-satunya yang memberikan jaminan untuk kemungkinan kesepakatan Teheran-Washington mengenai program nuklir Iran.

Pernyataan itu diungkap anggota parlemen Iran Alaeddin Boroujerdi menjelang putaran kedua perundingan AS-Iran di Roma.

“Rusia dan China akan membahas dengan AS masalah jaminan yang lebih dapat diandalkan untuk Teheran,” ungkap Alaeddin Boroujerdi, anggota komite parlemen Iran untuk keamanan nasional dan kebijakan luar negeri.

"Selama negosiasi antara Teheran dan Washington, jaminan tidak hanya akan diberikan oleh AS. Negara-negara seperti Rusia dan China akan mengadakan negosiasi dengan Amerika Serikat mengenai jaminan yang lebih dapat diandalkan," ungkap Boroujerdi, seperti dikutip kantor berita negara Iran SNN.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melakukan kunjungan resmi ke Moskow pada hari Kamis dan Jumat, dan dalam beberapa hari ke depan, menurut kantor berita negara Iran IRNA, Araghchi akan mengunjungi China.

Selama kunjungannya ke Rusia, diplomat Iran tersebut mengadakan pertemuan dan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, menyampaikan kepadanya pesan dari Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.

Araghchi juga mengadakan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov. Kedua belah pihak membahas kerja sama regional dan internasional, serta situasi seputar pembicaraan AS-Iran, yang putaran pertamanya berlangsung pada 12 April di Oman.

Pembicaraan tidak langsung antara Utusan Presiden AS untuk Timur Tengah Steve Witkoff dan Araghchi berlangsung di ibu kota Oman pada 12 April.

Menurut utusan khusus AS tersebut, pembicaraan tersebut positif dan konstruktif.

Araghchi juga menggambarkan suasana pembicaraan ini sebagai konstruktif dan tenang, dan mengumumkan putaran pembicaraan kedua antara Republik Islam dan Amerika Serikat akan diadakan pada 19 April.

Baca juga: Bangsa di Balik Jeruji Besi: Mengapa Israel Penjarakan 10.000 Warga Palestina?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Tok! Senat AS Sahkan...
Tok! Senat AS Sahkan Resolusi Hentikan Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Berita Terkini
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved