Qatar Siap Menengahi Konflik Rusia dan Ukraina

Kamis, 17 April 2025 - 18:01 WIB
loading...
Qatar Siap Menengahi...
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed Mohammed Al-Ansari. Foto/qatar day
A A A
DOHA - Qatar berupaya memainkan peran konstruktif dalam menyelesaikan konflik Ukraina dan siap bertindak sebagai mediator.

Sikap itu diungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed Mohammed Al-Ansari kepada RT.

“Sejak awal, kami telah mengatakan bahwa Qatar siap bertindak sebagai mediator dan platform untuk memfasilitasi dan menciptakan kondisi bagi negosiasi antara semua pihak,” ujar Al-Ansari dalam wawancara eksklusif pada hari Selasa.

Doha mendukung inisiatif diplomatik yang sedang berlangsung, khususnya yang dipimpin Arab Saudi, menurut dia, merujuk pada pembicaraan tingkat tinggi terkait Ukraina baru-baru ini di Riyadh dan Jeddah.

“Kami juga mendukung inisiatif oleh negara-negara Teluk lainnya. Upaya ini menunjukkan kawasan kami berupaya menjadi pusat perdamaian, bukan untuk perang dan konflik,” ungkap pejabat itu.

Qatar telah membantu memediasi antara Rusia dan Ukraina dalam upaya menyatukan kembali anak-anak yang dievakuasi dari zona pertempuran dengan keluarga mereka.

“Proses kemanusiaan sedang berlangsung. Kami juga berharap memainkan peran yang lebih aktif secara keseluruhan,” ujar Al-Ansari.

“Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani merupakan salah satu pejabat internasional pertama yang mengunjungi Moskow menyusul meningkatnya permusuhan dengan tujuan menjajaki bagaimana Doha dapat berkontribusi pada upaya perdamaian,” papar juru bicara tersebut.

“Komitmen ini menyebabkan keterlibatan Qatar dalam kesepakatan gandum (Black Sea Grain Initiative) dan dalam upaya internasional dan regional yang lebih luas untuk membantu mengakhiri perang,” ungkap Al-Ansari.

Dia menambahkan kepemimpinan Qatar tetap dalam “kontak dekat” dengan mitranya di negara-negara terkait dan sedang berupaya mencapai resolusi diplomatik.

“Kami benar-benar optimis tentang kontak ini dan mendukung semua upaya untuk memajukannya. Kami menyambut baik setiap peran potensial yang dapat dimainkan oleh Negara Qatar,” ungkap dia.

Al Thani dijadwalkan mengunjungi Moskow pada hari Kamis untuk berunding dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, menurut juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan pada hari Rabu.

Agendanya akan mencakup upaya mencapai kemungkinan perjanjian perdamaian, di antara isu-isu lainnya.

“Qatar memainkan peran yang sangat penting dalam membantu menyelesaikan konflik global,” ujar Peskov, mengacu pada upaya mediasi yang lebih luas dari negara Teluk tersebut.

Baca juga: Trump Tolak Rencana Israel Menyerang Iran, Apa Alasannya?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Momen PM Inggris Keir...
Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur
Rekomendasi
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved