MA Inggris Putuskan Wanita Adalah Perempuan dari Lahir, Pukulan Telak bagi LGBT

Kamis, 17 April 2025 - 09:28 WIB
loading...
A A A
“Perempuan sekarang dapat merasa aman bahwa layanan dan ruang yang ditujukan untuk perempuan memang untuk perempuan," ujarnya.

Pemerintah Skotlandia mengatakan menerima putusan tersebut dan akan fokus pada “melindungi hak semua orang”.

Pemerintah Inggris, yang dikendalikan Partai Buruh, mengatakan putusan tersebut membawa kejelasan dan keyakinan bagi perempuan dan penyedia layanan seperti rumah sakit, tempat perlindungan, dan klub olahraga.

“Kami selalu mendukung perlindungan ruang jenis kelamin tunggal berdasarkan jenis kelamin biologis,” kata seorang juru bicara pemerintah.

Kelompok kampanye LGBT Stonewall mengatakan keputusan pengadilan tersebut sangat mengkhawatirkan bagi kaum transgender Inggris.

“Stonewall turut prihatin atas implikasi yang meluas dari putusan Mahkamah Agung hari ini," katanya.

“Penting untuk diingatkan bahwa Mahkamah Agung dengan tegas dan jelas menegaskan kembali bahwa Undang-Undang Kesetaraan melindungi semua orang transgender dari diskriminasi, berdasarkan perubahan jenis kelamin, dan akan terus melakukannya," paparnya.

Namun, aliansi LGB, kelompok kampanye yang secara khusus mengecualikan kaum transgender, mengatakan bahwa mereka "senang".

"Keputusan itu memperjelas bahwa kaum lesbian yang ingin membentuk asosiasi dengan ukuran apa pun berhak secara hukum untuk mengecualikan kaum pria," kata kepala eksekutif Kate Barker.

Anggota Parlemen Skotlandia dari Partai Hijau Maggie Chapman, yang juga seorang juru kampanye terkemuka untuk hak-hak transgender, menyuarakan sentimen tersebut.

"Ini adalah keputusan yang sangat memprihatinkan bagi hak asasi manusia dan pukulan telak bagi sebagian orang yang paling terpinggirkan dalam masyarakat kita," kata Chapman.

"Ini dapat menghapus perlindungan penting dan akan membuat banyak kaum trans dan orang-orang yang mereka cintai sangat cemas dan khawatir tentang bagaimana kehidupan mereka akan terpengaruh dan tentang apa yang akan terjadi selanjutnya."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
Mengapa Venezuela Masih...
Mengapa Venezuela Masih Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas yang Disimpan di Bank of England?
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Ketua MUI Harap KUII...
Ketua MUI Harap KUII VIII Keluarkan Rekomendasi Tegas Penolakan Praktik LGBT
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Lagi, Houthi Serang...
Lagi, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah
Rekomendasi
VISION+ Rilis Teaser...
VISION+ Rilis Teaser Trailer My Chef in Crime, Saat Insting Memasak Jadi Kunci Kasus Kriminal
Polda Metro Jaya Selidiki...
Polda Metro Jaya Selidiki Meninggalnya Sutrimo di Kebayoran Baru, Ada Apa?
Golfphoria 2026: Turnamen...
Golfphoria 2026: Turnamen Golf Rasa Festival di Bali International Golf, Makin Meriah dan Siap Cetak Rekor Dunia
Berita Terkini
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved