MA Inggris Putuskan Wanita Adalah Perempuan dari Lahir, Pukulan Telak bagi LGBT

Kamis, 17 April 2025 - 09:28 WIB
loading...
A A A
GRC dapat dikeluarkan oleh pemerintah Inggris kepada orang-orang yang hidup dengan jenis kelamin yang berbeda dengan jenis kelamin biologis mereka selama mereka telah melakukannya setidaknya selama dua tahun, memiliki diagnosis disforia gender, dan laporan medis dari dua dokter.

Kelompok kampanye For Women Scotland menentang keputusan Pemerintah Skotlandia di pengadilan Skotlandia dan kalah, dan akhirnya membawa kasus tersebut ke Mahkamah Agung Inggris.

Pengadilan tersebut mengatakan "interpretasi Edinburgh tidak benar".

"Meskipun seseorang mungkin memiliki sertifikat yang menyatakan bahwa mereka hidup sebagai perempuan dan mereka menegaskan bahwa jenis kelamin itu, tidak termasuk dalam definisi 'perempuan' berdasarkan Undang-Undang Kesetaraan 2010," bunyi putusan tersebut.

Undang-Undang Kesetaraan, kata para hakim menjelaskan bahwa konsep jenis kelamin bersifat biner, yakni seseorang adalah perempuan atau laki-laki.

Artinya, seorang perempuan transgender dengan GRC tidak dapat mengeklaim bahwa dia didiskriminasi jika dia dilarang masuk ke tempat khusus perempuan seperti, misalnya, tempat penampungan dan toilet.

Namun, Lord Hodge mengatakan bahwa kaum transgender adalah minoritas yang rentan dan sering dilecehkan."Yang berjuang melawan diskriminasi dan prasangka saat mereka berusaha menjalani hidup dengan bermartabat," katanya.

Mahkamah Agung juga menekankan bahwa kaum transgender dilindungi dari diskriminasi atas dasar perubahan jenis kelamin.

JK Rowling, yang tinggal di Skotlandia dan merupakan juru kampanye yang gigih melawan hak-hak transgender, memuji putusan MA Inggris.

“Dibutuhkan tiga wanita Skotlandia yang luar biasa dan ulet dengan dukungan penuh untuk membawa kasus ini ke Mahkamah Agung dan, dengan kemenangan tersebut, mereka telah melindungi hak-hak wanita dan anak perempuan di seluruh Inggris,” tulisnya di X.

Salah satu direktur For Women Scotland Susan Smith mengatakan bahwa ini merupakan “perjalanan yang sangat panjang”.

“Hari ini, para hakim telah mengatakan apa yang selalu kami yakini sebagai kasusnya: bahwa perempuan dilindungi oleh jenis kelamin biologis mereka," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
Mengapa Venezuela Masih...
Mengapa Venezuela Masih Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas yang Disimpan di Bank of England?
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Ketua MUI Harap KUII...
Ketua MUI Harap KUII VIII Keluarkan Rekomendasi Tegas Penolakan Praktik LGBT
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Wow, Jepang Akan Uji...
Wow, Jepang Akan Uji Coba Penambangan Mineral Tanah Jarang 6 Km di Bawah Laut
Rekomendasi
Kapolri Cup Shooting...
Kapolri Cup Shooting Championship 2026, Ajang Perkuat Sinergitas dan Pembinaan Atlet
Jennifer Coppen Unggah...
Jennifer Coppen Unggah Sindiran Pedas soal Sosok Playing Victim, Warganet Berspekulasi
Polda Metro Jaya Selidiki...
Polda Metro Jaya Selidiki Meninggalnya Sutrimo di Kebayoran Baru, Ada Apa?
Berita Terkini
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved