Jet Tempur Israel Hendak Mengebom Gaza, tapi Malah Menghantam Permukiman Zionis

Kamis, 17 April 2025 - 08:35 WIB
loading...
Jet Tempur Israel Hendak...
Jet tempur Israel hendak mengebom Gaza, namun bom tersebut justru jatuh di area permukiman Zionis yang berbatasan dengan Gaza. Foto/Ilustrasi dari Lockheed Martin
A A A
GAZA - Sebuah jet tempur Zionis Israel yang sedang dalam perjalanan untuk mengebom Gaza secara tidak sengaja menjatuhkan bomnya di area permukiman Israel yang berbatasan dengan daerah kantong Palestina tersebut.

Militer Israel pada Rabu mengakui insiden blunder itu terjadi pada Selasa lalu.

Menurut militer Israel, insiden itu terjadi karena "kerusakan teknis". Mereka mengatakan tidak ada korban cedera, korban jiwa atau kerusakan atas jatuhnya bom tersebut, sembari membuka penyelidikan.

Baca Juga: Jenderal Tertinggi Israel Sebut Menaklukkan Gaza Adalah Fantasi, Ini Alasannya

"Beberapa saat yang lalu, amunisi yang dijatuhkan dari jet tempur selama serangan di Jalur Gaza jatuh di area terbuka di daerah Kibbutz Nir Yitzhak sebagai akibat dari kerusakan teknis," kata seorang juru bicara militer Israel, seperti dikutip dari The New Arab, Kamis (17/4/2025).

Bom, yang meledak saat terjadi benturan, jatuh di sisi barat kibbutz.

Warga permukiman Zionis mengatakan kepada harian Yedioth Ahronoth bahwa mereka mendengar ledakan, tetapi tidak melihat sesuatu yang berbeda, mengira itu dari peluncuran misil pencegat Iron Dome, karena terbiasa mendengar ledakan saat Israel melanjutkan operasinya di Jalur Gaza.

Otoritas Kibbutz Nir Yitzhak mengatakan bahwa mereka berhubungan terus-menerus dengan pejabat militer dan mengharapkan penyelidikan menyeluruh atas keadaan insiden tersebut.

Pasukan Israel juga secara tidak sengaja menjatuhkan bom seberat setengah ton di dekat permukiman perbatasan Moshav Yated pada bulan Mei, yang pada saat itu digambarkan sebagai peristiwa yang "luar biasa, langka, dan berbahaya".

Pada bulan Juni, sebuah peluru tank, yang bertujuan untuk menghantam Gaza, melenceng dari jalurnya dan mendarat di wilayah Israel di dekat pagar perbatasan.

Tentara Israel telah dituduh menerapkan "perintah Hannibal" di masa lalu, sebuah protokol militer di mana tentara Israel akan membunuh sandera dan penculiknya untuk mencegah musuh dapat menggunakan mereka sebagai alat tawar-menawar.

Dokumen yang diperoleh surat kabar Haaretz menemukan bahwa perintah tersebut digunakan selama serangan 7 Oktober 2023 untuk mencegah tentara Israel ditawan.

Ini termasuk penargetan Kibbutz Be'eri, di mana 13 dari 14 tawanan Israel yang ditawan oleh milisi Hamas tewas selama operasi militer Israel.

Meskipun militer telah mengakui melaksanakan "perintah Hannibal" di masa lalu, mereka menolak mengatakan apakah perintah itu diperintahkan selama serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Nah, Tak Ada Agenda...
Nah, Tak Ada Agenda Trump Teken Kesepakatan Damai dengan Iran Hari Ini
Rekomendasi
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Berita Terkini
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved