Kepala IAEA: Iran Tidak Jauh dari Memiliki Bom Nuklir
Kamis, 17 April 2025 - 07:52 WIB
loading...
A
A
A
Garis Merah Iran
Pada hari Rabu, media pemerintah Iran mengatakan pembicaraan hari Sabtu akan diadakan di Roma dengan mediasi Oman, sementara juru bicara Italia juga mengonfirmasi lokasi tersebut.
Namun, pejabat AS dan Iran belum mengonfirmasi lokasi tersebut secara resmi.
Araghchi akan berangkat ke sekutu Iran, Rusia, pada hari Kamis, kata duta besar Teheran di Moskow Kazem Jalili.
Iran mengatakan kunjungan tersebut “sudah direncanakan sebelumnya", tetapi akan mencakup diskusi tentang pembicaraan Iran-AS.
“Tujuan perjalanan (saya) ke Rusia adalah untuk menyampaikan pesan tertulis dari pemimpin tertinggi kepada Presiden [Rusia] Vladimir Putin," kata Araghchi.
Sebagai persiapan untuk pembicaraan AS, Iran telah terlibat dengan Rusia dan China, yang keduanya merupakan pihak dalam kesepakatan 2015.
Pada hari Selasa, Khamenei memperingatkan bahwa meskipun pembicaraan berjalan baik pada tahap awal, pembicaraan tersebut masih bisa terbukti tidak membuahkan hasil.
“Negosiasi tersebut mungkin atau mungkin tidak membuahkan hasil,” katanya, seraya mencatat bahwa Iran telah menguraikan “garis merahnya".
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan kemampuan militer negara itu tidak akan dilibatkan dalam perundingan tersebut.
Dan pada akhirnya Minggu lalu, laporan IRNA mengatakan pengaruh regional Iran dan kemampuan rudalnya—keduanya menjadi sumber kekhawatiran Barat—juga termasuk dalam “garis merah”.
(mas)
Lihat Juga :