Kepala IAEA: Iran Tidak Jauh dari Memiliki Bom Nuklir

Kamis, 17 April 2025 - 07:52 WIB
loading...
A A A
“Pengayaan Iran adalah masalah yang nyata dan dapat diterima,” katanya kepada wartawan.

“Kami siap membangun kepercayaan dalam menanggapi kemungkinan kekhawatiran, tetapi masalah pengayaan tidak dapat dinegosiasikan," paparnya.

Pernyataannya muncul setelah Witkoff mengatakan pada hari Selasa bahwa Iran harus “menghentikan dan menghilangkan” pengayaan uranium sebagai bagian dari kesepakatan nuklir apa pun.

Sehari sebelumnya, Witkoff hanya mendesak agar Iran kembali ke batas pengayaan 3,67 persen yang ditetapkan dalam perjanjian tahun 2015 dengan negara-negara besar.

Dalam laporan terbarunya, IAEA mengatakan Iran diperkirakan memiliki 274,8 kilogram (605 pon) uranium yang diperkaya hingga 60 persen.

Tingkat tersebut jauh melampaui batas 3,67 persen yang ditetapkan oleh kesepakatan tahun 2015, tetapi masih kurang dari ambang batas 90 persen yang diperlukan untuk hulu ledak nuklir.

Setelah kembali menjabat pada bulan Januari, Trump kembali memberlakukan sanksi besar-besaran terhadap Iran berdasarkan kebijakannya tentang "tekanan maksimum."

Pada bulan Maret, dia menulis surat kepada Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, mendesak perundingan tetapi juga memperingatkan kemungkinan tindakan militer jika perundingan tersebut gagal menghasilkan kesepakatan.

Menjelang putaran perundingan baru hari Sabtu, Araghchi mengecam apa yang disebutnya sebagai "posisi yang bertentangan dan bertentangan" dari pemerintahan Trump.

"Kita akan mengetahui pendapat sebenarnya dari orang Amerika selama sesi negosiasi," katanya.

Araghchi mengatakan dia berharap untuk memulai negosiasi tentang kerangka kerja kemungkinan kesepakatan, tetapi ini memerlukan "posisi yang konstruktif" dari Amerika Serikat.

"Jika kita terus (mendengar) posisi yang bertentangan dan bertentangan, kita akan mengalami masalah," katanya, memperingatkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Wabah Parasit di Michigan...
Wabah Parasit di Michigan Meluas, Lebih dari 3.300 Orang Terinfeksi
Trump: Serangan ke Iran...
Trump: Serangan ke Iran Akan Berakhir sampai Saya Bilang "Cukup"
Rekomendasi
Prabowo Pimpin Rapat...
Prabowo Pimpin Rapat 5 Jam soal Koperasi Desa Merah Putih di Istana, Ini Hasilnya
UNJ Dorong Pendidikan...
UNJ Dorong Pendidikan Inklusif melalui Penguatan Kapasitas Guru di PKBM Ghaisan Cendekia
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
Berita Terkini
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved