Kepala Pentagon: China Dapat Tenggelamkan Seluruh Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Selasa, 15 April 2025 - 11:16 WIB
loading...
A
A
A
Dengan kesepakatan terbaru ini, pemerintahannya berencana untuk "mengambil kembali" kendali jalur air strategis yang didanai, dibangun, dan dikendalikan AS hingga tahun 1999 tersebut.
Menurut laporan Departemen Pertahanan AS yang diterbitkan pada bulan Desember 2024, teknologi rudal hipersonik China telah maju pesat selama 20 tahun terakhir.
Banyak program rudal China yang sebanding dengan produsen papan atas internasional lainnya.
Penempatan rudal balistik jarak menengah (MRBM) bersenjata dengan kendaraan luncur hipersonik (HGV) DF-17 oleh China akan terus mengubah kekuatan rudal Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), menurut Departemen Pertahanan AS.
Sistem tersebut, yang mulai digunakan pada tahun 2020, dapat menggantikan beberapa unit rudal balistik jarak pendek (SRBM) yang lebih tua dan digunakan untuk menyerang pangkalan dan armada militer asing di Pasifik Barat.
DF-27 mungkin memiliki opsi muatan HGV selain muatan serangan darat, antikapal, dan nuklir.
Catatan resmi militer China menunjukkan kelas jangkauan ini mencakup 5.000–8.000 km (3.107–4.971 mil), yang menunjuk DF-27 sebagai rudal balistik antarbenua (ICBM), dan media lokal mengindikasikan bahwa rudal ini berpotensi memiliki jangkauan hingga Alaska dan Hawaii.
Rudal Hipersonik China
Menurut laporan Departemen Pertahanan AS yang diterbitkan pada bulan Desember 2024, teknologi rudal hipersonik China telah maju pesat selama 20 tahun terakhir.
Banyak program rudal China yang sebanding dengan produsen papan atas internasional lainnya.
Penempatan rudal balistik jarak menengah (MRBM) bersenjata dengan kendaraan luncur hipersonik (HGV) DF-17 oleh China akan terus mengubah kekuatan rudal Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), menurut Departemen Pertahanan AS.
Sistem tersebut, yang mulai digunakan pada tahun 2020, dapat menggantikan beberapa unit rudal balistik jarak pendek (SRBM) yang lebih tua dan digunakan untuk menyerang pangkalan dan armada militer asing di Pasifik Barat.
DF-27 mungkin memiliki opsi muatan HGV selain muatan serangan darat, antikapal, dan nuklir.
Catatan resmi militer China menunjukkan kelas jangkauan ini mencakup 5.000–8.000 km (3.107–4.971 mil), yang menunjuk DF-27 sebagai rudal balistik antarbenua (ICBM), dan media lokal mengindikasikan bahwa rudal ini berpotensi memiliki jangkauan hingga Alaska dan Hawaii.
(mas)
Lihat Juga :