Jadi Korban Keganasan S-400 Rusia, Pilot Jet Tempur F-16 Ukraina Pavlo Ivanov Dapat Gelar Pahlawan
Senin, 14 April 2025 - 15:58 WIB
loading...
A
A
A
Pilihan rudal, baik pencegat berbasis darat atau senjata udara-ke-udara jarak jauh, menunjukkan adaptasi strategis Rusia dan tantangan yang dihadapi Ukraina dalam mengintegrasikan teknologi Barat yang canggih ke dalam medan perang yang brutal dan berisiko tinggi.
BBC, mengutip sumber militer Ukraina, melaporkan bahwa tiga rudal ditembakkan ke F-16, dengan satu—baik proyektil berpemandu S-400 atau pun R-37—berhasil menghantam jet tempur tersebut.
Pejabat Ukraina telah mengesampingkan kemungkinan adanya tembakan dari pihak sendiri, dengan menekankan bahwa tidak ada sistem pertahanan udara Ukraina yang aktif di area tempat insiden itu terjadi.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengeklaim pesawat Ukraina itu terkena rudal permukaan-ke-udara, meskipun tidak memberikan rincian spesifik tentang sistem yang terlibat.
Kurangnya bukti konklusif menyisakan pertanyaan terbuka tentang senjata yang sebenarnya, tetapi kedua sistem yang sedang dibahas menawarkan jendela ke dalam persaingan teknologi dan taktis yang berlangsung di langit Ukraina.
S-400 Triumf, yang dikenal NATO sebagai SA-21 Growler, merupakan landasan jaringan pertahanan udara Rusia. Dikembangkan oleh NPO Almaz Rusia pada tahun 1990-an sebagai evolusi dari keluarga S-300 sebelumnya, S-400 mulai beroperasi pada tahun 2007 dan sejak itu telah menjadi salah satu sistem rudal permukaan-ke-udara tercanggih di dunia.
BBC, mengutip sumber militer Ukraina, melaporkan bahwa tiga rudal ditembakkan ke F-16, dengan satu—baik proyektil berpemandu S-400 atau pun R-37—berhasil menghantam jet tempur tersebut.
Pejabat Ukraina telah mengesampingkan kemungkinan adanya tembakan dari pihak sendiri, dengan menekankan bahwa tidak ada sistem pertahanan udara Ukraina yang aktif di area tempat insiden itu terjadi.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengeklaim pesawat Ukraina itu terkena rudal permukaan-ke-udara, meskipun tidak memberikan rincian spesifik tentang sistem yang terlibat.
Kurangnya bukti konklusif menyisakan pertanyaan terbuka tentang senjata yang sebenarnya, tetapi kedua sistem yang sedang dibahas menawarkan jendela ke dalam persaingan teknologi dan taktis yang berlangsung di langit Ukraina.
S-400 Triumf, yang dikenal NATO sebagai SA-21 Growler, merupakan landasan jaringan pertahanan udara Rusia. Dikembangkan oleh NPO Almaz Rusia pada tahun 1990-an sebagai evolusi dari keluarga S-300 sebelumnya, S-400 mulai beroperasi pada tahun 2007 dan sejak itu telah menjadi salah satu sistem rudal permukaan-ke-udara tercanggih di dunia.
(mas)
Lihat Juga :