Remaja 17 Tahun AS Ini Habisi Orang Tuanya untuk Dapat Modal untuk Mendanai Pembunuhan Trump
Senin, 14 April 2025 - 11:15 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Iran dan AS di Ambang Perang Nuklir
FBI menuduh bahwa Casap membayar, setidaknya sebagian, untuk sebuah pesawat nirawak dan bahan peledak yang dimaksudkan untuk digunakan sebagai “senjata pemusnah massal.” Surat pernyataan tertulis tersebut menyatakan bahwa peralatan tersebut dimaksudkan untuk mendukung serangan yang direncanakan.
Pesan yang ditemukan di teleponnya menunjukkan Casap mendiskusikan rencana tersebut dengan seorang pengguna yang tidak dikenal di Telegram. Pada tanggal 21 Januari, ia bertanya, “Negara mana yang akan disalahkan atas kejahatan tersebut?” Pengguna tersebut menjawab, “Rusia akan disalahkan untuk itu, inilah tujuannya.”
Ponsel Casap juga berisi percakapan dengan seorang pengguna yang menggunakan nomor telepon Ukraina, yang tampaknya membahas rencana pelarian pascaserangan. "Berapa lama saya harus bersembunyi sebelum dipindahkan ke Ukraina? 1-2 bulan?" tanyanya.
"Jadi selama di Ukraina, saya bisa mendapatkan pekerjaan normal dan menjalani kehidupan normal? Bahkan jika nanti ketahuan saya yang melakukannya?" imbuhnya.
FBI menuduh bahwa Casap membayar, setidaknya sebagian, untuk sebuah pesawat nirawak dan bahan peledak yang dimaksudkan untuk digunakan sebagai “senjata pemusnah massal.” Surat pernyataan tertulis tersebut menyatakan bahwa peralatan tersebut dimaksudkan untuk mendukung serangan yang direncanakan.
Pesan yang ditemukan di teleponnya menunjukkan Casap mendiskusikan rencana tersebut dengan seorang pengguna yang tidak dikenal di Telegram. Pada tanggal 21 Januari, ia bertanya, “Negara mana yang akan disalahkan atas kejahatan tersebut?” Pengguna tersebut menjawab, “Rusia akan disalahkan untuk itu, inilah tujuannya.”
Ponsel Casap juga berisi percakapan dengan seorang pengguna yang menggunakan nomor telepon Ukraina, yang tampaknya membahas rencana pelarian pascaserangan. "Berapa lama saya harus bersembunyi sebelum dipindahkan ke Ukraina? 1-2 bulan?" tanyanya.
"Jadi selama di Ukraina, saya bisa mendapatkan pekerjaan normal dan menjalani kehidupan normal? Bahkan jika nanti ketahuan saya yang melakukannya?" imbuhnya.
Lihat Juga :