Remaja 17 Tahun AS Ini Habisi Orang Tuanya untuk Dapat Modal untuk Mendanai Pembunuhan Trump

Senin, 14 April 2025 - 11:15 WIB
loading...
A A A
Para agen juga menemukan tangkapan layar dari dokumen tiga halaman berjudul "Percepat Keruntuhan," yang dibuat pada tanggal 28 Februari. Manifesto tersebut menyerukan kekerasan politik, termasuk pembunuhan presiden, untuk memicu kekacauan sosial dan "melindungi ras kulit putih."

Manifesto tersebut menyatakan bahwa "perlu untuk mempercepat keruntuhan" dari apa yang disebutnya "pemerintahan yang diduduki Yahudi," dimulai dengan Amerika Serikat. "Ras kulit putih tidak dapat bertahan hidup kecuali Amerika runtuh," klaim Casap.

"Mengenai alasannya, khususnya Trump, saya rasa sudah jelas. Dengan menyingkirkan presiden dan mungkin wakil presiden, itu pasti akan menimbulkan kekacauan — dan bukan hanya itu, tetapi juga akan semakin menyebarkan gagasan kepada publik bahwa pembunuhan dan percepatan keruntuhan adalah hal yang mungkin dilakukan," demikian bunyi kutipan lainnya.

Casap ditahan dengan jaminan USD1 juta dan menghadapi dua tuduhan pembunuhan berencana tingkat pertama, bersama dengan tujuh tuduhan kejahatan lainnya, termasuk menyembunyikan mayat dan pencurian identitas. Ia akan kembali ke pengadilan pada tanggal 7 Mei.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Infografis
Indonesia Resmi Dapat...
Indonesia Resmi Dapat 221.000 Kuota Haji untuk Tahun Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved