Kekurangan Tentara, Ukraina Ingin Perempuan Ikut Wajib Militer

Senin, 14 April 2025 - 06:35 WIB
loading...
A A A
Setelah konflik dengan Rusia meningkat pada Februari 2022, Ukraina menerapkan darurat militer dan mengumumkan mobilisasi umum, yang mencegah pria berbadan sehat berusia 18 hingga 60 tahun meninggalkan negara itu. Kedua tindakan tersebut telah diperpanjang beberapa kali sejak saat itu.

Menanggapi upaya mobilisasi yang dirusak oleh korupsi dan penghindaran wajib militer, tahun lalu pemerintah Ukraina menurunkan usia wajib militer menjadi 25 tahun dan menerapkan hukuman yang lebih ketat bagi mereka yang menghindari wajib militer dan desersi.

Sejak Februari, Kementerian Pertahanan Ukraina telah menawarkan insentif pendaftaran bagi pria berusia 18 hingga 24 tahun yang tidak menjalani wajib militer.

Yang paling utama adalah kompensasi sebesar satu juta hryvnia (USD24.000) untuk satu tahun masa tugas. Kementerian tersebut juga telah merilis beberapa video yang memperlihatkan bagaimana uang tersebut seharusnya dapat meningkatkan kehidupan para rekrutan.

Namun, menurut Palisa, kurang dari 500 pria telah menandatangani kontrak semacam itu. "Beberapa setuju secara lisan, tetapi tidak pernah menindaklanjutinya dengan penandatanganan. Dalam beberapa kasus, orang tua campur tangan; yang lain berpikir, 'Perdamaian akan segera datang, tidak perlu ini.' Ada berbagai macam alasan," katanya, mengomentari rendahnya jumlah tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Bersiap Kirim...
Rusia Bersiap Kirim 20 Jet Tempur Su-35 untuk Iran
Giliran Lithuania Akan...
Giliran Lithuania Akan Cabut Larangan Senjata Nuklir, Rusia Makin Terancam
Rusia Sebut Selat Hormuz...
Rusia Sebut Selat Hormuz Adalah 'Senjata Nuklir'-nya Iran
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Bus Jatuh ke Jurang...
Bus Jatuh ke Jurang Tewaskan Setidaknya 40 Orang di Pakistan
Ngeri! Baku Tembak 2...
Ngeri! Baku Tembak 2 Kelompok Pemuda di Mal, 2 Orang Tewas
Rekomendasi
Penyebaran Budaya LGBT...
Penyebaran Budaya LGBT Ancaman Negara Nonmiliter, Ada di Perpres yang Diteken Prabowo
KJP Plus Tahap 1 2026...
KJP Plus Tahap 1 2026 Sudah Cair, Cek Rincian Dana yang Diterima Siswa
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
Berita Terkini
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Trump Terkejut Lihat...
Trump Terkejut Lihat Banyak Orang Tangisi Khamenei: Saya Pikir Orang-orang Membencinya
Rusia Bersiap Kirim...
Rusia Bersiap Kirim 20 Jet Tempur Su-35 untuk Iran
Iran Gelar Salat Jenazah...
Iran Gelar Salat Jenazah untuk Khamenei dan 4 Anggota Keluarganya yang Dibunuh AS-Israel
Militer China Mempromosikan...
Militer China Mempromosikan 2 Jenderal Baru setelah Banyak yang Dipecat karena Korupsi
Badai Ganas Ancam Gagalkan...
Badai Ganas Ancam Gagalkan Pidato Trump di Hari Kemerdekaan AS, Ribuan Orang Berhamburan Kabur
Infografis
Tentara China Ikut Perang...
Tentara China Ikut Perang Bantu Rusia Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved