Eksekusi Mati hingga Sengketa Dagang: Titik Kritis Hubungan China-Kanada
Minggu, 13 April 2025 - 11:53 WIB
loading...
A
A
A
China bahkan menggunakan kata-kata yang keras ketika tarif dan bea terbaru diperkenalkan. “China mendesak Kanada untuk segera memperbaiki praktik yang salah, mencabut tindakan pembatasan, dan menghilangkan dampak buruk,” ujar Kementerian Perdagangan China.
Menyalahkan China karena mensubsidi industri kendaraan listriknya, yang memberikan keuntungan tidak adil bagi produsen mobil dalam negerinya, Kanada telah mengenakan tarif 100 persen pada mobil listrik buatan China.
Keputusan ini tidak sejalan dengan tradisi lama Kanada dalam kehati-hatian diplomatik karena Ottawa memilih untuk mengambil tindakan langsung terhadap apa yang dianggapnya sebagai praktik perdagangan yang tidak adil oleh China daripada mendekati WTO.
Pengacara perdagangan dan bisnis internasional Bernard Colas mengatakan keputusan Kanada menandai pergeseran dalam hubungan perdagangan internasional, yang akan semakin membebani hubungan bilateral.
“Dampak yang mungkin terjadi tidak terbatas pada sektor otomotif. China telah meluncurkan penyelidikan antidumping terhadap ekspor benih kanola Kanada. Tindakan ini dapat semakin mengikis hubungan ekonomi antara Kanada dan China,” imbuh Colas, yang merupakan peneliti senior di Centre for International Governance Innovation yang berbasis di Ontario.
Konflik terkait isu geopolitik juga berkontribusi terhadap semakin lebarnya perbedaan antara kedua negara. Awal tahun ini, China mengecam kapal perang Kanada yang melintasi Selat Taiwan.
Militer China mengatakan tindakan Kanada “sengaja menimbulkan masalah” di selat tersebut. Kanada juga menyatakan kekhawatiran atas latihan militer yang dilakukan oleh militer China, yang terlihat dalam konteks aneksasi Taiwan dengan China daratan.
Beijing bahkan menolak kunjungan para pembuat kebijakan Kanada ke Taiwan untuk menjajaki peluang perdagangan, dan selanjutnya mengeluarkan ancaman pembalasan keras. Kanada tidak menghiraukannya.
"Perjalanan anggota parlemen tidak boleh digunakan sebagai dalih untuk eskalasi atau tindakan militer dan ekonomi yang agresif," kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Kanada.
Menyalahkan China karena mensubsidi industri kendaraan listriknya, yang memberikan keuntungan tidak adil bagi produsen mobil dalam negerinya, Kanada telah mengenakan tarif 100 persen pada mobil listrik buatan China.
Keputusan ini tidak sejalan dengan tradisi lama Kanada dalam kehati-hatian diplomatik karena Ottawa memilih untuk mengambil tindakan langsung terhadap apa yang dianggapnya sebagai praktik perdagangan yang tidak adil oleh China daripada mendekati WTO.
Ketegangan Isu Taiwan
Pengacara perdagangan dan bisnis internasional Bernard Colas mengatakan keputusan Kanada menandai pergeseran dalam hubungan perdagangan internasional, yang akan semakin membebani hubungan bilateral.
“Dampak yang mungkin terjadi tidak terbatas pada sektor otomotif. China telah meluncurkan penyelidikan antidumping terhadap ekspor benih kanola Kanada. Tindakan ini dapat semakin mengikis hubungan ekonomi antara Kanada dan China,” imbuh Colas, yang merupakan peneliti senior di Centre for International Governance Innovation yang berbasis di Ontario.
Konflik terkait isu geopolitik juga berkontribusi terhadap semakin lebarnya perbedaan antara kedua negara. Awal tahun ini, China mengecam kapal perang Kanada yang melintasi Selat Taiwan.
Militer China mengatakan tindakan Kanada “sengaja menimbulkan masalah” di selat tersebut. Kanada juga menyatakan kekhawatiran atas latihan militer yang dilakukan oleh militer China, yang terlihat dalam konteks aneksasi Taiwan dengan China daratan.
Beijing bahkan menolak kunjungan para pembuat kebijakan Kanada ke Taiwan untuk menjajaki peluang perdagangan, dan selanjutnya mengeluarkan ancaman pembalasan keras. Kanada tidak menghiraukannya.
"Perjalanan anggota parlemen tidak boleh digunakan sebagai dalih untuk eskalasi atau tindakan militer dan ekonomi yang agresif," kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Kanada.
(mas)
Lihat Juga :