Fatah: Dukungan Bahrain pada Normalisasi itu ‘Musuh untuk Ummat’

Minggu, 06 September 2020 - 04:04 WIB
loading...
Fatah: Dukungan Bahrain...
Demonstran menentang kesepakatan UEA dan Israel di Tepi Barat, 14 Agustus 2020. Foto/REUTERS
A A A
TEPI BARAT - Pemimpin Fatah Palestina Hussein Hamayel mengecam dukungan Bahrain untuk normalisasi hubungan dengan Israel .

Dia mengomentari veto Bahrain untuk menolak rapat darurat Liga Arab yang diusulkan Palestina demi membahas kesepakatan normalisasi Israel dan Uni Emirat Arab (UEA).

“Ini bentuk tirani yang menjadikannya musuh Ummat,” ungkap Hamayel, dilansir Memo.

Hamayel menekankan, “Setiap keputusan yang merusak kepentingan dan hak Palestina adalah bentuk tirani memalukan.”

Bahrain membuka langitnya untuk penerbangan Israel dari dan menuju UEA serta mengeluarkan beberapa indikasi bahwa mereka menerima normalisasi dengan Israel ,” papar Hamayel.

Pejabat Fatah itu menekankan bahwa normalisasi hubungan dengan Israel tidak menguntungkan negara-negara Arab tapi hanya menguntungkan Israel dan itu memecah Bangsa Arab.

Pada 13 Agustus, Amerika Serikat (AS), Israel dan UEA mendeklarasikan kesepakatan normalisasi antara UEA dan Israel. Palestina kemudian meminta rapat darurat Liga Arab untuk membahas isu tersebut.

Laporan mengungkap bahwa Bahrain menolak permintaan Palestina untuk menggelar rapat darurat Liga Arab. (Baca Juga: Rusia Kerahkan 8 Jet Tempur untuk Cegat 3 Pembom AS di Dekat Crimea)

Bahrain berkomentar terkait laporan tersebut. Palestina menganggap kesepakatan antara UEA dan Israel itu semakin menyudutkan kepentingan Palestina. (Baca Infografis: Kolaborasi MiG-Sukhoi, Siap Hadirkan Jet Tempur Gen Ke-6 Rusia)

UEA berdalih kesepakatan itu dapat menghentikan aneksasi Israel terhadap wilayah Palestina. Namun Israel menyatakan mereka hanya menunda sementara aneksasi itu. (Lihat Video: Orangtua Lalai, Bocah 2 Tahun Tewas di Dalam Ember)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Insiden Tutup Mulut...
Insiden Tutup Mulut di Piala Dunia 2026: Messi Kebal Kartu Merah?
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
5 Fakta Menarik Timnas...
5 Fakta Menarik Timnas Jerman Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved